Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Amerika Lanjutkan Teror Udara di Langit Yaman

POROS PERLAWANAN – Mengutip laporan Sabanews pada Rabu pagi 9 April, belum usai duka akibat pembantaian di Hudaydah malam sebelumnya, 6 warga sipil meninggal, 16 lainnya terluka ketika pesawat-pesawat pembunuh Amerika kembali menabur maut di langit Yaman. Pengeboman tak hanya berlanjut, tapi meningkat.

Sumber-sumber Yaman mengonfirmasi: tiga serangan udara menghantam infrastruktur sipil di Jabal Al-Manar, Provinsi Ibb. Sasarannya? Jaringan telekomunikasi. Apa dosa menara telepon di negeri miskin? Jawabannya hanya satu: menjadi saksi dan corong bagi dunia tentang kejahatan Amerika.

Tak lama setelahnya, langit Ibu Kota Sanaa dihantui raungan jet tempur. Sepuluh ledakan dahsyat mengguncang wilayah Jabal Naqm. Rudal-rudal AS menukik di atas rumah-rumah rakyat, bukan pangkalan militer, bukan gudang senjata. Sehingga yang hancur adalah kehidupan, bukan logistik.

Yaman Jadi Laboratorium Kekejaman

Amerika tidak berperang demi keamanan. Amerika mengobral perang demi pesan geopolitik. Setiap bom yang jatuh di Sanaa adalah sinyal kepada dunia: “kami masih berkuasa, dan tidak ada yang bisa menghentikan kami, bahkan jika target kami adalah anak-anak, ibu hamil, atau menara sinyal”.

Yaman adalah Gaza yang dilupakan. Di tengah sorotan pada pembantaian Zionis di Palestina, jet-jet AS bergerak bebas di langit Arab yang terpecah, menumpahkan racun dan mesiu di negeri yang telah dikunci dari dunia sejak 2015.

Fakta yang lebih menjijikkan, serangan ini dilakukan dengan narasi “membela kebebasan pelayaran di Laut Merah”. Sebuah alasan setipis kertas, sementara bom-bom mereka menembus dinding rumah rakyat miskin.

Bukan Perang Melawan Teror

Jaringan Al-Masirah pada Rabu 9 April juga melaporkan ledakan-ledakan yang menggetarkan Sanaa, tapi apa yang lebih menggetarkan adalah keheningan dunia. PBB bungkam. Barat pura-pura tuli. Liga Arab? Entah sibuk di mana.

Apa tujuan dari mengebom menara komunikasi? Bukan sekadar melumpuhkan jaringan, tapi membungkam kebenaran. Supaya tidak ada sinyal yang keluar, tidak ada gambar yang sampai, tidak ada suara yang bisa mengguncang opini publik dunia.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *