Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Anggaran Perang AS Lawan Iran Mandek di Gedung Putih, Biaya Membengkak Dukungan Tersendat

POROS PERLAWANAN — Rencana anggaran perang Amerika Serikat terhadap Iran tertahan di Gedung Putih. Pemerintah belum mengajukannya ke Kongres saat biaya terus membengkak dan dukungan politik belum terbentuk.

Laporan The Wall Street Journal pada Rabu 15 April, mengungkap pernyataan itu dalam sidang Komite Anggaran DPR AS. Kepala Kantor Manajemen dan Anggaran, Russell Vought mengakui Pemerintah belum siap mengajukan permintaan dana.

“Kami belum siap mengajukan permintaan anggaran saat ini,” kata Vought. Perhitungan kebutuhan antara tahun fiskal berjalan dan berikutnya masih berlangsung.

Pertanyaan soal lonjakan biaya hingga di atas 50 miliar Dolar AS tidak dijawab dengan angka pasti. “Belum ada estimasi,” ujarnya.

Kebuntuan ini kontras dengan dorongan dari Departemen Pertahanan yang sebelumnya mengajukan kebutuhan hingga 200 miliar Dolar AS pada Maret. Angka tersebut langsung memicu keraguan di Kongres.

Menurut The Washington Post, pejabat senior pemerintahan telah mendorong pengajuan proposal lebih dari 200 miliar Dolar AS untuk membiayai operasi militer terhadap Iran. Namun, langkah itu berisiko tersendat di parlemen.

Di Kongres, peta dukungan belum menguntungkan. Demokrat melancarkan kritik tajam, sementara Republik cenderung mendukung, tanpa strategi jelas untuk menembus ambang 60 suara di Senat. Tanpa dukungan tersebut, proposal berisiko kandas sebelum dibahas lebih jauh.

Situasi ini menempatkan Pemerintahan Donald Trump pada posisi dilematis. Tekanan geopolitik meningkat, tetapi fondasi fiskal dan politik belum cukup kuat untuk menopang eskalasi militer.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *