Antony Blinken: Iran Sudah Tak Mampu Memberikan Dukungan kepada Bashar al-Assad di Suriah
POROS PERLAWANAN – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken, pada Kamis dini hari (19 Desember) mengklaim bahwa Iran semakin lemah akibat langkah-langkah yang diambil oleh negara-negara Barat. Blinken juga menegaskan komitmen Washington untuk terus melawan segala upaya Iran yang dinilai merugikan Israel.
Dalam wawancara dengan majalah Foreign Affairs, Blinken menyampaikan pernyataan yang mengulang klaim lama tentang pengisoliran dan pelemahan Iran. Ia mengatakan:
“Iran, akibat dari langkah-langkah yang telah kami dan pihak lain lakukan, kini berada dalam posisi yang semakin lemah. Sebagai akibatnya, Iran semakin bergantung pada hubungan baru, terutama dengan Rusia.”
Blinken juga mengklaim bahwa Amerika Serikat berhasil bekerja sama dengan Israel untuk melindungi diri dari serangan Iran. Ia menyebut:
“Kami telah bekerja sama dengan Israel untuk secara efektif melindungi diri dari serangan besar-besaran Iran. Hasilnya, Iran kini memilih untuk tidak melanjutkan serangan-serangan tersebut.”
Lebih lanjut, Blinken menyoroti rencana integrasi Israel ke dalam struktur keamanan regional sebagai upaya strategis untuk melawan pengaruh Iran. Ia menyatakan:
“Saya percaya ada jalur yang dapat menciptakan keamanan jangka panjang bagi Israel. Jalur ini melibatkan integrasi Israel ke dalam kawasan, serta ke dalam struktur keamanan bersama yang tidak hanya dapat semakin mengisolasi Iran, tetapi juga mampu menghadapi segala bentuk agresi yang mungkin berasal dari Iran.”
Dalam wawancara yang dilakukan bersama Dan Kurtz-Phelan, editor majalah tersebut, Blinken mengungkapkan bahwa Amerika Serikat untuk pertama kalinya ikut terlibat langsung dalam pertahanan Israel selama apa yang ia sebut sebagai serangan “tak terduga” dari Iran.
“Ketika Iran menyerang Israel dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya, Amerika Serikat untuk pertama kalinya secara aktif ikut serta dalam pertahanan Israel,” klaim Blinken.
Selain itu, ia juga menuduh bahwa Iran telah kehilangan kemampuan untuk memberikan dukungan signifikan kepada rezim Bashar al-Assad di Suriah. Menurutnya, ini adalah hasil dari tekanan ekonomi yang diterapkan oleh negara-negara Barat.
“Iran, akibat langkah-langkah yang telah kami ambil untuk melemahkan posisi ekonominya, kini tidak mampu mendukung rezim Bashar al-Assad sebagaimana yang dilakukannya sebelumnya,” tambah Blinken.
