Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Antrean Panjang di Kedubes Portugal: Sinyal Meningkatnya Kecenderungan Orang-orang Zionis Hengkang dari Tanah Pendudukan

Antrean Panjang di Kedubes Portugal: Sinyal Meningkatnya Kecenderungan Orang-orang Zionis Hengkang dari Tanah Pendudukan

POROS PERLAWANAN – Berdasarkan gambar-gambar yang telah dipublikasikan di berbagai media Israel, ribuan warga Israel pada Sabtu 29 November mengantre dalam barisan panjang di depan gedung Kedutaan Besar Portugal. Mereka rela mengantre untuk mendapatkan perpanjangan paspor atau kartu identitas Portugal, yang menandakan peningkatan imigrasi dan kecenderungan warga Israel untuk meninggalkan Rezim Pendudukan ini.

Dilansir Fars, Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa orang-orang Israel telah membentuk barisan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Beberapa peserta mengatakan bahwa mereka telah berada di barisan selama berjam-jam, sementara yang lain pergi setelah melihat panjangnya antrean.

Minat orang-orang Zionis untuk mendapatkan paspor Eropa, terutama paspor Portugal, telah meningkat secara signifikan. Paspor ini memberikan pemegangnya kebebasan bergerak di Uni Eropa dan akses ke peluang kerja dan pendidikan.

Jumlah orang Zionis yang mengajukan permohonan kewarganegaraan dan imigrasi terus meningkat dengan cepat. Hal ini menunjukkan krisis kepercayaan yang mendalam terhadap masa depan Rezim Penjajah ini dan kecenderungan yang semakin meningkat untuk memilih opsi yang lebih stabil.

Dalam hal ini, Yedioth Ahronoth mengatakan bahwa foto-foto ribuan warga Israel yang berbaris di depan Kedutaan Besar Portugal dan menunggu berjam-jam untuk mendapatkan kewarganegaraan Portugal atau memperpanjang paspor mereka, adalah bukti yang cukup bahwa Israel telah mulai “berdarah-darah dari urat nadinya sendiri”.

“Adegan ini menunjukkan kemunduran spirit nasional dan keputusasaan yang mendalam di kalangan warga, terutama di kalangan pemuda terpelajar yang memenuhi syarat-syarat untuk mencari posisi dan masa depan yang lebih baik di luar Israel,” lapor Yedioth Ahronoth.

Harian ini menyatakan bahwa masalah ini melampaui perbedaan antara Menteri Perang dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata, atau krisis terkait persidangan Netanyahu, atau pembentukan komite penyelidikan resmi tentang 7 Oktober, atau undang-undang tentang penghindaran wajib militer.

Yedioth Ahronoth menyatakan bahwa kali ini, antrean berbeda dari sebelumnya. Sebelumnya, antrean di kedutaan bertujuan untuk menambahkan anak-anak warga ke kewarganegaraan Portugal mereka. Namun kali ini, antrean memanjang hingga beberapa blok dan bahkan hingga ke bawah tanah, yang menandakan fase baru dan ancaman yang akan segera terjadi.

Menurut data Badan Statistik Pusat Israel, sekitar 79.000 Zionis telah bermigrasi antara tahun baru Ibrani 2024 dan 2025 Masehi; angka yang merupakan yang tertinggi dalam dekade terakhir.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *