Araghchi: Iran Akan Hukum Israel atas Serangan ke Pabrik Farmasi
POROS PERLAWANAN — Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengecam serangan Israel terhadap fasilitas farmasi di Iran dan memperingatkan akan adanya respons keras dari Teheran.
Dalam unggahan di platform X pada Selasa 31 Maret, Araghchi menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang menargetkan sektor sipil.
“Para penjahat perang di Israel kini secara terang-terangan dan tanpa malu-malu membom perusahaan-perusahaan farmasi,” kata Araghchi.
Araghchi menilai serangan itu menunjukkan eskalasi serius dan menegaskan Angkatan Bersenjata Iran akan memberikan balasan.
“Kesalahan mereka adalah mereka tidak berurusan dengan warga sipil Palestina yang tidak berdaya. Angkatan Bersenjata kita yang perkasa akan menghukum para agresor dengan berat,” ujarnya.
Fasilitas Farmasi Rusak Parah
Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa pagi, ketika sejumlah rudal Israel menghantam kompleks industri Tofigh Darou, salah satu fasilitas produksi bahan baku farmasi di Iran.
Unit produksi serta pusat penelitian dan pengembangan di kompleks itu dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Fasilitas tersebut diketahui memproduksi bahan baku obat, termasuk komponen yang digunakan dalam pengobatan penyakit serius seperti kanker.
