Araghchi ke Presiden Lebanon Joseph Aoun: Selamatkan Lebanon dari Musuh Sebenarnya
POROS PERLAWANAN – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi melayangkan kritik terbuka kepada Presiden Lebanon, Joseph Aoun, setelah pernyataan sang presiden dinilai menyudutkan Teheran. Dalam unggahan di platform X pada Sabtu 6 Juni, Araghchi meminta Aoun mengarahkan perhatian pada pihak yang disebutnya sebagai “ancaman nyata” bagi Lebanon.
Mengutip kantor berita resmi Iran, IRNA, Araghchi menyatakan bahwa pernyataan Aoun seolah menempatkan Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas berbagai krisis yang menimpa Lebanon.
“Berdasarkan pernyataan Tuan Aoun, tampaknya seolah-olah Iran-lah yang menduduki seperlima wilayah Lebanon, mengusir seperempat penduduknya, dan setiap hari membombardir negara tersebut”, tulisnya.
Diplomat senior Iran itu juga menolak anggapan bahwa Lebanon digunakan Teheran sebagai instrumen tawar-menawar dalam hubungan internasional. Menurutnya, bila Lebanon memang dijadikan alat negosiasi politik, Iran telah lama mencapai kesepakatan dengan pihak-pihak yang berkepentingan.
“Jika Lebanon merupakan alat tawar-menawar bagi Iran, kami sudah mencapai kesepakatan sejak lama,” katanya.
Pada akhir pesannya, Araghchi menyampaikan seruan langsung kepada Presiden Lebanon.
“Selamatkan Lebanon dari musuh sebenarnya, Tuan Presiden”, tulisnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan politik dan keamanan di Kawasan, terutama setelah serangkaian konflik yang melibatkan Israel dan Kelompok-kelompok Perlawanan di Lebanon. Dalam beberapa bulan terakhir, perdebatan mengenai pengaruh aktor regional terhadap dinamika politik Lebanon kembali mengemuka.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Presiden Joseph Aoun maupun kantor kepresidenan Lebanon tentang pernyataan Menteri Luar Negeri Iran tersebut.
