Araghchi Kepada Zelensky: Dunia Sudah Muak dengan ‘Badut Tersesat’
POROS PERLAWANAN — Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi merespons pernyataan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky terkait seruan agar Amerika Serikat mengambil langkah agresif terhadap Iran. Dalam responsnya, Araghchi menyatakan “dunia sudah muak dengan badut-badut yang tersesat”.
Mengutip laporan Al Mayadeen pada Jumat 23 Januari, pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas sikap Zelensky yang dinilai mendorong eskalasi terhadap Teheran.
Melalui unggahan di platform X, Araghchi menuduh Zelensky telah “menguras kantong para pembayar pajak Amerika dan Eropa” demi “mengisi kantong para jenderal korupnya”, dengan dalih menghadapi apa yang Zelensky sebut sebagai “agresi ilegal terhadap negaranya”. Araghchi menilai klaim tersebut bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Araghchi juga menyebut Zelensky, pada saat yang sama, “tanpa malu-malu” menyerukan agresi ilegal AS terhadap Iran, yang menurutnya kembali melanggar Piagam PBB.
Araghchi menegaskan Iran tidak bergantung pada pihak luar dalam urusan pertahanan. Araghchi juga menyindir Ukraina yang disebutnya bergantung pada kekuatan asing dan dipenuhi tentara bayaran, seraya menekankan bahwa Teheran mampu membela diri tanpa meminta bantuan negara lain.
Sebelumnya, Zelensky saat berbicara di Forum Davos di Swiss menyerukan agar “Rezim Iran tidak dibiarkan bertahan”.
Lebih dari sepekan sebelum pernyataan itu, di tengah puncak kerusuhan di Iran, Zelensky juga menyerukan komunitas internasional untuk “membantu para demonstran” di Iran dengan tujuan mendorong perubahan pemerintahan.
