Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

AS Setujui Penjualan Senjata US$16,5 Miliar ke UEA dan Kuwait

POROS PERLAWANAN – Pemerintah Amerika Serikat menyetujui penjualan paket persenjataan senilai sekitar US$16,5 miliar kepada Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait. Paket tersebut mencakup sistem pertahanan udara, radar, rudal, bom berpemandu, serta berbagai perlengkapan militer lainnya.

Mengutip laporan Defense Express yang diberitakan IRNA pada Sabtu 6 Juni, nilai paket untuk UEA mencapai US$8,46 miliar melalui empat kontrak terpisah, sementara Kuwait memperoleh persetujuan pembelian senilai US$8 miliar.

Untuk UEA, Washington menyetujui penjualan 10 sistem antidrone canggih FSLIDS senilai US$2,1 miliar. Sistem tersebut dirancang untuk mendeteksi dan menghancurkan pesawat nirawak berukuran kecil yang semakin banyak digunakan dalam konflik modern.

Selain itu, UEA juga mendapat izin membeli 400 rudal udara-ke-udara AIM-120 senilai US$1,22 miliar. Paket lainnya mencakup 1.500 bom kecil berpemandu dan 1.200 bom pintar dengan nilai sekitar US$644 juta.

Komponen terbesar dalam paket untuk UEA adalah perlengkapan sistem pertahanan rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) senilai US$4,5 miliar. Sistem ini merupakan salah satu lapisan utama pertahanan rudal balistik yang digunakan sejumlah sekutu Amerika Serikat di Kawasan.

Sementara itu, Kuwait memperoleh persetujuan untuk membeli delapan radar LTAMDS senilai US$8 miliar. Radar tersebut merupakan komponen penting dalam modernisasi sistem pertahanan udara Patriot generasi terbaru.

Menurut laporan tersebut, Kuwait saat ini mengoperasikan delapan sistem Patriot PAC-3 dan berencana mengintegrasikan radar LTAMDS untuk meningkatkan kemampuan deteksi dan intersepsi ancaman udara.

Persetujuan penjualan senjata ini menambah daftar kontrak pertahanan bernilai besar yang diberikan Washington kepada negara-negara mitranya di kawasan Teluk, di tengah berlanjutnya dinamika keamanan regional dan meningkatnya perhatian terhadap ancaman rudal serta pesawat nirawak.

Dalam perkembangan terkait, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sebelumnya menyatakan Pemerintahannya masih mengkaji kemungkinan pengiriman paket persenjataan senilai US$14 miliar kepada Taiwan. Menurut Trump, belum ada keputusan final mengenai realisasi paket tersebut.

Sebelumnya, Kongres Amerika Serikat telah menyetujui penjualan paket senjata bernilai sekitar US$14 miliar kepada Taiwan. Namun, implementasinya masih menunggu keputusan akhir dari Pemerintahan Trump.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *