Loading

Ketik untuk mencari

Amerika Palestina

AS Tangkap Puluhan Warga Yahudi Pro-Palestina di New York

AS Tangkap Puluhan Yahudi Pro-Palestina di New York

POROS PERLAWANAN – Ratusan orang berkumpul di depan Trump Tower di New York untuk memprotes penangkapan seorang mahasiswa Palestina. Sebagian dari mereka bahkan bisa menerobos masuk ke dalam Trump Tower.

Diberitakan al-Alam, polisi AS menangkap puluhan pengunjuk rasa yang menentang penangkapan Mahmoud Khalil, akvitis Palestina dari Universitas Columbia.

Menurut laporan Independent, pada Kamis 13 Maret kemarin anggota kelompok Jewish Voice for Peace berkumpul di dekat Central Park. Mereka memprotes penangkapan dan kemungkinan deportasi Khalil dari AS. Dalam unjuk rasa tersebut, aparat kepolisian, yang sebelumnya sudah ditempatkan di dalam dan luar Trump Tower, menangkap puluhan Yahudi anti-Zionis.

Khalil (30 tahun) ditangkap pada Sabtu pekan lalu di depan apartemennya di New York. Dia dituduh mengkritik Israel dan mendukung Palestina. Khalil menikah dengan seorang warga AS dan tidak memiliki rekam jejak kriminal sebelumnya. Dia ditahan du sebuah pusat penahanan imigrasi di Negara Bagian Loussiana, yang berjarak lebih dari 1.300 mil dari New York.

Penangkapan Khalil memicu berbagai reaksi luas. Para pendukung Khalil menilai, penangkapan dirinya adalah serangan terhadap hak kebebasan berpendapat. Mereka mengadakan berbagai aksi protes di New York dan kota-kota lain di AS. Pada Rabu lalu, ratusan orang berunjuk rasa di depan sebuah pengadilan di Manhattan berbarengan dengan rapat pengadilan yang membahas kasusnya.

Dalam unjuk rasa kemarin, para pemrotes mengenakan kaus merah dan memegang berbagai spanduk bertuliskan “Menentang Fasisme adalah Sebuah Tradisi Yahudi” dan “Perangilah Nazi, Bukan Mahasiswa!” Mereka menuntut pembebasan Khalil dan pemulangannya.

Berdasarkan laporan New York Times, sekitar 300 orang hadir dalam unjuk rasa tersebut. Hampir sepertiganya, yaitu 98 orang, ditangkap oleh aparat kepolisian.

Independent telah menghubungi Gedung Putih untuk meminta tanggapan atas unjuk rasa tersebut. Namun sejauh ini belum mendapatkan jawaban.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *