Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

TV Israel: Poin ‘Pengusiran Pemimpin Hamas’ Dihapus dari Agenda Perundingan

Televisi Israel: Pengusiran Pimpinan Hamas Dihapus dari Agenda Perundingan

POROS PERLAWANAN – Kanal 12 Israel pada Kamis 13 Maret memberitakan, rencana pengusiran para pimpinan Hamas ke luar Gaza telah dihapus dari agenda perundingan.

Dilaporkan Fars, Kanal 12 mengutip dari sejumlah sumber bahwa hal tersebut mustahil diwujudkan, lantaran Otoritas Hamas menentang keras ide tersebut.

Beberapa waktu lalu, harian Yedioth Ahronoth mengabarkan, Benyamin Netanyahu menyusun rencana untuk mengajukan tuntutan-tuntutan Tel Aviv terkait tahap kedua kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Rezim Zionis memperkirakan, Hamas tidak akan menerima tuntutan-tuntutan Tel Aviv terkait tahap kedua dengan alasan apa pun. Tuntutan-tuntutan itu mencakup pengasingan dan pengusiran para pimpinan Hamas dari Gaza, pembubaran Brigade al-Qassam, pelucutan senjata Perlawanan Palestina, dan pembebasan seluruh tawanan Israel.

Menurut Yedioth Ahronoth, disetujuinya tuntutan-tuntutan tersebut bisa berujung kepada penghentian perang oleh Israel. Namun berlawanan dengan klaim-klaim tersebut, para pimpinan Hamas berulang kali menegaskan, mereka tidak akan menerima tuntutan Rezim Zionis, terutama pelucutan senjata Perlawanan.

Mengutip dari sumber-sumber Israel, Kanal 13 melaporkan bahwa pada akhir pekan ini, PM Israel akan melakukan pembicaraan dengan para petinggi instansi-instansi keamanan untuk mengkaji kesepakatan pertukaran tawanan.

Utusan Trump, Steve Witkoff dalam proposal barunya menyarankan agar gencatan senjata di Gaza diperpanjang hingga beberapa pekan. Sebagai imbalannya, Hamas mesti membebaskan 5 tawanan Israel yang masih hidup.

Sumber-sumber AS mengeklaim, tawaran baru ini adalah upaya Pemerintahan Donald Trump demi mengulur waktu untuk perundingan antara Hamas dan Israel. Tujuannya adalah mencegah terjadinya perang di bulan Ramadan dan hari raya Paskah Yahudi.

Witkoff melawat ke Qatar sepekan setelah perundingan langsung antara Utusan Trump, Adam Boehler dan Ketua Tim Negosiator Hamas, Khalil al-Hayyah.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *