Baghaei Tuntut Penjelasan Dewan Kerja Sama Teluk dan Yordania Terkait Partisipasi dalam Agresi terhadap Iran
POROS PERLAWANAN – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei pada Kamis malam 23 Juli menyoroti pernyataan Komandan CENTCOM mengenai partisipasi 5 negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Yordania dalam agresi militer Amerika Serikat terhadap Iran. Baghaei menegaskan, jika klaim Amerika ini bohong, maka negara-negara yang disebutkan tersebut harus menyangkalnya secara resmi dan transparan.
Fars memberitakan, Baghaei menyebarkan video pernyataan Komandan CENTCOM yang secara eksplisit menyebutkan kerja sama dan partisipasi lima negara Kawasan dan Yordania dalam agresi militer Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran. Ia menulis: “Komandan CENTCOM, Brad Cooper secara eksplisit menyebutkan 5 negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk dan Yordania. Dia mengatakan mereka telah berpartisipasi dalam agresi militer Amerika terhadap Iran.”
“Jika klaim Amerika ini bohong, pemerintah-pemerintah yang disebutkan tadi harus menyangkalnya secara resmi dan transparan.”
“Dalam kondisi seperti ini, ketika Iran, dalam kerangka hak dasar dan hukum pembelaan diri yang sah, menargetkan pangkalan serta aset militer dan pendukung Amerika di wilayah negara-negara tersebut, maka pertanyaan ‘mengapa Iran melakukan hal ini?’ sama sekali tidak memiliki dasar.”
“Jangan lupa bahwa sumber utama ketidakamanan dan konflik di kawasan ini tidak lain adalah agresi militer Amerika dan Rezim Zionis terhadap Iran.”
“Setiap partisipasi dalam agresi ini, termasuk melalui penyediaan landasan untuk operasi militer, menurut resolusi nomor 3314 yang mendefinisikan agresi, merupakan contoh tindakan agresif dan melanggar prinsip bertetangga baik serta pasal 4 ayat 2 Piagam PBB.”
“Pembelaan diri Iran dilakukan dalam rangka memulihkan keamanan dan stabilitas bagi seluruh Kawasan,” tandas Baghaei.
