Bantah Tuduhan Menhan al-Jolani, Hizbullah: Kami Tidak Terlibat dalam Insiden Perbatasan Suriah
POROS PERLAWANAN – Gerakan Perlawanan Islam Hizbullah membantah memiliki keterkaitan dengan insiden yang terjadi di perbatasan Lebanon-Suriah.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnim (17/3), departemen hubungan masyarakat dan media Hizbullah menyatakan dalam sebuah pernyataan:
“Kami dengan tegas menyangkal adanya keterlibatan Hizbullah dalam insiden yang terjadi pada hari Minggu di perbatasan Lebanon dan Suriah.”
Pernyataan itu juga menegaskan, “Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, kami kembali menekankan bahwa peristiwa yang terjadi di dalam wilayah Suriah tidak ada hubungannya dengan Hizbullah.”
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan al-Jolani menuduh Hizbullah menculik dan mengeksekusi tiga prajurit mereka.
“Sekelompok milisi Hizbullah melakukan penyergapan dan menculik tiga tentara Arab Suriah (al-Jolani) di perbatasan Suriah-Lebanon, dekat Bendungan Zeita di sebelah barat Homs. Mereka kemudian membawa para prajurit itu ke wilayah Lebanon dan mengeksekusi mereka di tempat,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan al-Jolani.
Kementerian juga menegaskan akan mengambil “semua tindakan yang diperlukan sebagai respons terhadap eskalasi serius yang dilakukan oleh Hizbullah,” tuduhnya.
