Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Bolton: Iran Cium Kepanikan di Gedung Putih

POROS PERLAWANAN – Mantan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, John Bolton mengatakan bahwa pengutusan J.D. Vance untuk melakukan pembicaraan dengan Iran merupakan sinyal bahwa Donald Trump sedang mencari jalan keluar dari perang, dan itu telah dipahami oleh pihak Iran.

Dilaporkan Fars, Bolton, yang merupakan mantan pejabat Pemerintahan Trump, dalam wawancara dengan CNN pada hari Minggu 19 April menyatakan, strategi Presiden AS untuk mengakhiri perang di Iran justru menjadi bumerang.

Pekan lalu, Trump mengirim Wakil Presiden J. D. Vance ke Pakistan untuk menegosiasikan akhir perang, namun Vance kembali ke AS dengan tangan kosong. Bolton, yang menjadi Penasihat Keamanan Nasional Trump pada masa jabatan pertamanya, mengkritik pengiriman Vance ke Pakistan untuk bernegosiasi. Dia mengatakan bahwa strategi tersebut telah memberikan “banyak pengaruh” kepada pihak Iran dalam negosiasi. Menurut Bolton, Trump mungkin saja akan memperburuk keadaan dengan mengirimkan pejabat yang lebih senior pekan ini.

Bolton menambahkan, pengiriman pejabat senior oleh Trump memberi sinyal kepada pihak Iran bahwa ia ingin mencari jalan keluar dari konflik tersebut.

“Saya pikir mereka (pihak Iran) bisa mencium kepanikan di Gedung Putih. Saya pikir mereka bisa melihat bahwa Trump ingin keluar dari situasi ini. Ia menyiarkan hal itu hampir setiap hari. Dan itu memberi pihak Iran banyak pengaruh,” kata Bplton.

Bolton sebelumnya telah mengkritik penunjukan J.D. Vance sebagai Kepala Tim Negosiasi Amerika.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *