Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

China Desak Masyarakat Internasional Ambil Tindakan Tegas atas Pelanggaran Berat Israel terhadap Palestina

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, perwakilan tetap China untuk PBB, Zhang Jun mendesak masyarakat internasional untuk mengambil tindakan mendesak dan tegas terhadap masalah Palestina.

Berbicara pada pengarahan Dewan Keamanan tentang situasi di Timur Tengah, dia mengatakan bahwa perluasan permukiman Israel yang berkelanjutan “telah merambah tanah dan sumber daya alam Palestina, merusak hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri”.

“Kami mendesak Israel untuk menghentikan penghinaannya terhadap Resolusi 2334, menghentikan semua kegiatan pembangunan permukiman, dan berhenti lebih jauh lagi merongrong fondasi solusi dua negara,” tegas Zhang.

Utusan China itu juga mengecam eskalasi kekerasan oleh pasukan dan pemukim Israel yang telah mengakibatkan beberapa korban Palestina, kebanyakan anak-anak, dalam beberapa bulan terakhir.

Zhang mengatakan bahwa masalah Palestina adalah “ujian lakmus terhadap keadilan dan kesetaraan internasional”.

“Yang dibutuhkan untuk saat ini adalah tindakan mendesak dan tegas, untuk mencegah kereta situasi Palestina-Israel benar-benar keluar jalur.”

Dia menegaskan kembali dukungan negaranya untuk perdamaian, hati nurani manusia, dan keadilan.

“Kami akan dengan tegas mendukung tujuan adil rakyat Palestina untuk memulihkan hak-hak nasional mereka yang sah, dan akan terus melakukan upaya tak henti-hentinya untuk mencapai perdamaian yang komprehensif, adil, dan abadi di Timur Tengah,” kata Zhang.

Israel menduduki Tepi Barat dan al-Quds Timur selama Perang Enam Hari pada 1967. Israel kemudian mencaplok al-Quds Timur dalam sebuah langkah yang tidak diakui oleh masyarakat internasional.

Palestina menginginkan penyelesaian konflik dengan Tel Aviv berdasarkan apa yang disebut solusi dua negara di sepanjang perbatasan pra-1967.

Namun, para pejabat Israel bersikeras mempertahankan pendudukan wilayah Palestina.

Putaran terakhir pembicaraan Israel-Palestina gagal pada 2014. Di antara poin-poin utama dalam negosiasi tersebut adalah kegiatan pembangunan permukiman Israel yang berkelanjutan di tanah yang diduduki.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *