Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

CNN: Negara-Negara Arab Bungkam Saat Trump Dorong Normalisasi dengan Israel

POROS PERLAWANAN — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan mendorong negara-negara Timur Tengah untuk menormalisasi hubungan dengan Israel setelah tercapainya kesepakatan penghentian perang Iran. Namun, usulan tersebut disebut tidak mendapat tanggapan dari para pemimpin Kawasan.

Menurut laporan CNN pada Senin 25 Mei, Trump sempat menyinggung Abraham Accords atau Perjanjian Abraham dalam percakapan telepon dengan sejumlah pemimpin regional pada Sabtu lalu.

Seorang sumber yang mengetahui pembicaraan itu mengatakan Trump hanya menyinggung isu normalisasi hubungan dengan Israel “di sela pembicaraan” sambil mendorong negara-negara lain bergabung dalam perjanjian tersebut.

Namun, menurut sumber tersebut, Trump tidak menjadikan normalisasi hubungan dengan Israel sebagai syarat tercapainya kesepakatan dengan Iran.

Sumber yang sama menyebut usulan Trump tidak memperoleh respons dari para pemimpin Kawasan. Setelah Presiden AS itu menyampaikan pandangannya, pembicaraan disebut langsung berlanjut ke topik lain tanpa menyinggung kembali isu tersebut.

Perjanjian Abraham merupakan serangkaian kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan sejumlah negara Arab, termasuk Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Sebelumnya, Trump berupaya mengaitkan penghentian perang Iran dengan perluasan normalisasi hubungan negara-negara Arab dengan Israel, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah menjadi bagian dari pembahasan resmi.

Melalui media sosial, Trump menyatakan negara-negara Timur Tengah “perlu” menandatangani Perjanjian Abraham setelah tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang Iran.

Namun, CNN mengutip seorang sumber regional yang menyatakan bahwa meski sebagian negara membuka peluang bergabung dalam Perjanjian Abraham, langkah tersebut tetap bergantung pada kebijakan Israel di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan Lebanon.

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel terkait operasi militernya di Gaza serta meningkatnya ketegangan Kawasan pascakonflik Iran dan Amerika Serikat.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *