Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Senator AS Kritik Keras Trump Soal ‘Liang yang Digalinya Sendiri’ dalam Perang Lawan Iran

POROS PERLAWANAN – Senator AS Chris Van Hollen menekankan bahwa perang melawan Iran merupakan kesalahan sejak awal, dan bahwa setelah bentrokan tersebut, kendali Iran atas Selat Hormuz kemungkinan besar akan semakin kuat.

Fars memberitakan, pada hari Minggu 24 Mei lalu, Van Hollen mengkritik Donald Trump karena melancarkan agresi militer AS terhadap Iran.

“Perang melawan Iran adalah kesalahan besar sejak awal. Presiden seharusnya menepati janji kampanyenya untuk menjauhkan kita dari perang dan fokus pada pengurangan biaya,” kata Van Hollen.

“Dia justru melakukan hal sebaliknya. Biaya meningkat, suku bunga naik, dan kita terjebak dalam perang dengan Iran. Ketika Anda sedang menggali lubang untuk diri sendiri, Anda harus berhenti menggali,” imbuhnya.

Merujuk pada laporan yang diterbitkan mengenai kesepakatan potensial AS dengan Iran, Van Hollen mengatakan, “Tampaknya kesepakatan tersebut akan seperti ini: Kita akan kembali membuka Selat Hormuz, yang tentu saja terbuka sebelum perang dimulai. Namun, saya harus katakan bahwa tampaknya Iran akan mempertahankan kendali yang lebih besar atas selat tersebut. Kita juga tahu bahwa Iran kini memiliki Pemerintahan yang lebih keras. Kita juga sedang membicarakan pencairan sebagian aset Iran yang dibekukan. Pendapat saya adalah: berhentilah menggali lubang.”

Hingga saat ini, beberapa pakar dan politisi Amerika telah menyatakan keprihatinan mereka mengenai konsekuensi dari agresi militer terhadap Iran. Para analis, yang menyoroti kemungkinan terulangnya konfrontasi, telah memperingatkan dampak yang akan dirasakan oleh kondisi ekonomi rakyat Amerika.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *