Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Dua Hal Penting yang Digarisbawahi Nabih Berri: Iran Sahabat Lebanon, Hizbullah Tidak Akan Hilang

POROS PERLAWANAN — Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri menegaskan bahwa Iran akan selalu menjadi sahabat Lebanon, serta menolak wacana pelucutan senjata Hizbullah. Ia menekankan bahwa Kelompok Perlawanan tersebut tidak dapat dihancurkan.

Pernyataan itu disampaikan saat kedatangan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, di Beirut. Dalam konferensi pers pada Rabu 13 Agustus, Berri menyerukan perlawanan terhadap rezim Zionis dan mengatakan, “Yang dibutuhkan adalah kesabaran dan pengorbanan untuk menghadapi musuh Zionis dan konspirasinya yang menargetkan seluruh Lebanon.”

Iran Tetap Sahabat Lebanon

Dalam wawancara dengan harian Al-Nahar, Berri menepis spekulasi bahwa kunjungan Larijani ke Beirut tidak memiliki arti penting. “Saudara-saudara, tenanglah. Iran adalah negara sahabat bagi Lebanon, dan mengingat posisinya yang aktif di Kawasan, Iran akan tetap menjadi sahabat kita,” ujarnya.

Berri menambahkan: “Hizbullah tidak pernah menghilang. Terlepas dari semua tekanan, ia tetap menjadi salah satu partai terbesar di Lebanon. Isu-isu ini tidak bisa diatur hanya oleh satu pihak atau satu kelompok besar di negara ini.”

Menolak Pelucutan Senjata Hizbullah

Berri membantah tudingan bahwa dirinya menyetujui keputusan Pemerintah untuk melucuti senjata Hizbullah. Ia menjelaskan bahwa ia hanya meminta penundaan pertemuan pertama Pemerintah dari Selasa menjadi Kamis, namun usul itu diabaikan.

“Jika kami menerima keputusan ini, apakah Israel akan mundur dari selatan, atau justru serangannya akan meningkat?” katanya retoris.

Berri juga menyebut pertemuannya dengan utusan AS, Tom Barrack. Menurutnya, pertemuan itu awalnya digambarkan positif, namun sikap Barrack berubah setelahnya.

Sambutan Massa dan Pernyataan Larijani

Kedatangan Larijani disambut kerumunan warga Lebanon di jalan menuju bandara. Mereka membawa bendera Hizbullah dan Iran, sambil meneriakkan slogan seperti “Matilah Amerika, Matilah Israel” dan “Kami bebas dari kehinaan”.

Sesampainya di Beirut, Larijani menyatakan bahwa Iran dan Lebanon memiliki hubungan peradaban yang mendalam dan ikatan budaya yang terjalin selama berabad-abad. “Jika suatu hari rakyat Lebanon menderita, kami di Iran juga akan merasakannya. Kami akan selalu mendampingi rakyat Lebanon tercinta dalam segala situasi,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih kepada Nabih Berri atas penyelenggaraan kunjungan ini dan menyebut akan bertemu Presiden, Ketua Parlemen, Perdana Menteri, serta sejumlah pakar dan politisi Lebanon.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *