Dua Tahanan Israel: Tentara Kita Sendiri Membom Kami
POROS PERLAWANAN – Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam merilis video baru yang memperlihatkan dua tahanan Israel menyampaikan bahwa mereka terluka akibat serangan udara yang dilakukan oleh Militer Israel sendiri saat mereka dibawa keluar dari terowongan bawah tanah oleh pejuang Hamas.
Menurut laporan Al Jazeera, pada Sabtu 5 April, video tersebut diberi judul “Waktu Hampir Habis”, dan menunjukkan kedua tawanan tersebut berada dalam kondisi lemah dan tertekan. Mereka mengungkapkan bahwa serangan udara Israel mengenai lokasi penahanan mereka tepat saat para pejuang Hamas mencoba membawa mereka keluar untuk mendapatkan udara segar.
“Kami terluka karena pemboman oleh tentara kami sendiri, namun pejuang al-Qassam menyelamatkan kami dan membawa kami kembali ke terowongan,” ujar salah satu tahanan dalam video tersebut.
Keduanya juga menggambarkan kondisi yang mereka alami di dalam tahanan, menyebut tidak adanya makanan, air, ataupun selimut. Namun, mereka menyoroti bahwa pejuang Hamas “mempertaruhkan nyawa mereka agar kami bisa bernapas di luar terowongan, sementara tentara kami sendiri membom kami”.
Seruan kepada Rezim Israel
Dalam video yang sama, kedua tahanan tersebut meminta Rezim Israel untuk menekan Perdana Menteri Benyamin Netanyahu agar segera menyelesaikan negosiasi pertukaran tahanan.
“Biarkan para tahanan yang telah dibebaskan menceritakan sendiri penderitaan kami. Jangan percaya begitu saja kata-kata Netanyahu tentang tekanan terhadap Hamas. Kami yang menjadi korban serangan itu,” ujar mereka.
Konteks Situasi
Brigade al-Qassam diketahui telah menahan sejumlah warga dan tentara Israel sejak serangan lintas batas besar-besaran oleh Hamas pada 7 Oktober 2023. Upaya diplomatik untuk pertukaran tahanan terus berlangsung, namun seringkali terhambat oleh eskalasi militer di Jalur Gaza.
