Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Dukungan Inggris terhadap Kelompok Bersenjata yang Menguasai Suriah

POROS PERLAWANAN – Pemerintah Inggris secara resmi mencabut sanksi terhadap sejumlah entitas dan sektor di Suriah, sebuah langkah yang memicu dugaan adanya dukungan terhadap kelompok bersenjata yang dipimpin oleh Abu Mohammad al-Jolani.

Menurut laporan Russia Today pada Jumat 7 Maret, Kantor Luar Negeri Inggris pada Kamis 6 Maret mengumumkan pencabutan sanksi terhadap 24 entitas dan sektor yang sebelumnya dikenai pembatasan ekonomi.

Di antara entitas yang dibebaskan dari sanksi tersebut adalah Bank Sentral Suriah, berbagai bank komersial, serta perusahaan minyak milik negara. Langkah ini menimbulkan spekulasi bahwa Inggris mungkin tengah mengalihkan kebijakan luar negerinya terkait konflik Suriah.

Pekan lalu, Uni Eropa juga mengumumkan penangguhan sanksi ekonomi terhadap Suriah, sebuah kebijakan yang disebut-sebut bertujuan untuk memperkuat kelompok yang dipimpin oleh Al-Jolani, terutama setelah tergulingnya rezim Presiden Bashar al-Assad.

Keputusan Inggris dan Uni Eropa ini memicu berbagai reaksi dari komunitas internasional. Sejumlah pengamat politik menilai kebijakan tersebut dapat memperburuk situasi keamanan di Suriah, mengingat kelompok yang dipimpin Al-Jolani—yang sebelumnya merupakan bagian dari afiliasi Al-Qaeda—memiliki rekam jejak aksi terorisme di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari otoritas Inggris terkait motif di balik pencabutan sanksi tersebut. Namun, berbagai sumber diplomatik menyebut bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari strategi geopolitik untuk mengatur kembali peta kekuatan di Suriah pasca-perubahan rezim.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *