Eskalasi Militer India-Pakistan: Serangan Balasan, Krisis Nuklir, dan Dampak Sipil
POROS PERLAWANAN – Islamabad, 9 Mei 2025, Pakistan luncurkan operasi militer, 20 posisi India diserang. Tentara Pakistan melancarkan serangan balasan terhadap India dengan menargetkan lebih dari 20 posisi militer di wilayah perbatasan. Operasi ini merupakan respons atas serangan India sebelumnya, yang dituding Islamabad sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Televisi resmi Pakistan melaporkan bahwa serangan dilaksanakan pagi ini dengan menggunakan artileri dan drone. Bandara Karachi juga dievakuasi menyusul perintah darurat. Sementara itu, Reuters mengutip sumber militer India yang menyatakan bahwa serangan balasan Pakistan masih berlanjut.
Di Kashmir, ledakan besar dilaporkan terjadi di beberapa wilayah yang dikuasai India. Associated Press menyebutkan bahwa serangan tersebut memicu kepanikan warga sipil.
Pakistan Gelar KTT Nuklir Darurat, PM Sharif Panggil Komite Strategis
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif menggelar pertemuan darurat Komite Nuklir Nasional (NCA) hari ini. Komite ini bertanggung jawab atas kebijakan senjata strategis Pakistan, termasuk rudal nuklir.
Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar menegaskan bahwa pertemuan ini membahas eskalasi konflik dengan India, termasuk pertukaran serangan rudal yang terjadi beberapa jam sebelumnya.
China Desak Kedua Pihak Hindari Eskalasi
Pemerintah China melalui Kementerian Luar Negeri mendesak India dan Pakistan mengendalikan ketegangan. “Kami mendesak kedua negara memprioritaskan perdamaian, menahan diri dari tindakan provokatif, dan menyelesaikan sengketa melalui dialog,” bunyi pernyataan resmi Beijing.
Ketegangan memuncak setelah serangan terhadap wisatawan di Pahalgam, Kashmir India, pada April lalu yang menewaskan 26 orang. India menuduh Pakistan berada di balik serangan itu, namun Islamabad membantah terlibat.
Jet Tempur India Jatuh, Drone Ditembak Jatuh, dan Korban Sipil
Seorang wartawan Al-Mayadeen melaporkan bahwa jet tempur India jenis Rafale jatuh di wilayah sengketa, dan pilotnya ditangkap. Sementara itu, Militer India mengeklaim telah menembak jatuh drone Pakistan di atas Amritsar.
Di Jammu, polisi setempat melaporkan setidaknya lima warga sipil tewas akibat serangan artileri Pakistan. Pemerintah Pakistan menyatakan pesawat mata-mata mereka telah memantau pergerakan Militer India di New Delhi.
Warga Mengungsi dan Panik Penimbunan Makanan
Meningkatnya eskalasi memicu kepanikan warga di kedua negara. Di Punjab, India, keluarga yang tinggal di zona perbatasan mulai mengungsikan perempuan dan anak-anak ke daerah lebih aman. Sementara di Lahore, Pakistan, warga dilaporkan panik setelah drone India terlihat di wilayah tersebut sebelum akhirnya ditembak jatuh.
Ini merupakan konflik terburuk antara India dan Pakistan dalam tiga dekade terakhir, dengan kedua pihak saling menuduh melakukan serangan lintas batas.
(Disusun berdasarkan laporan Al-Mayadeen, Reuters, Associated Press, dan sumber resmi pemerintah)
