Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas, Jihad Islam, dan Gerakan Mujahidin Palestina Kutuk Agresi AS-Inggris di Yaman

POROS PERLAWANAN – Tiga Kelompok Perlawanan Palestina, yaitu Hamas, Jihad Islam, dan Gerakan Mujahidin Palestina mengutuk serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Inggris terhadap Yaman. Mereka menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan bentuk dukungan langsung terhadap agresi Zionis di Palestina. Mereka pun menyampaikan solidaritas penuh dengan rakyat Yaman yang menghadapi serangan tersebut.

Jihad Islam Palestina: Amerika Menargetkan Semua Pihak yang Mendukung Palestina

Menurut laporan media Palestina, Gerakan Jihad Islam Palestina mengecam keras serangan AS terhadap Yaman dan menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk dukungan langsung terhadap kejahatan Israel di Gaza, serta agresi terhadap negara-negara lain di Kawasan seperti Suriah dan Lebanon.

Dalam pernyataan resminya, Gerakan ini menegaskan: “Serangan ini bukan hanya agresi terhadap Yaman, melainkan juga sinyal jelas bahwa Amerika Serikat siap menyerang siapa pun yang berdiri bersama rakyat Palestina melawan kejahatan penjajahan Israel.”

Gerakan Jihad Islam menambahkan bahwa Yaman telah menjadi simbol kehormatan bagi dunia Arab dan Islam dalam membela Gaza dan rakyat Palestina.

“Kami menyatakan dukungan penuh kepada rakyat Yaman yang berani dan menghormati kepemimpinan mereka dalam menghadapi agresi kolonial ini.”

Hamas: Serangan AS dan Inggris terhadap Sanaa adalah Kejahatan Perang

Sementara itu, Gerakan Perlawanan Islam Hamas juga mengecam keras serangan udara AS dan Inggris di Ibu Kota Yaman, Sanaa, dengan menyebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan serangan langsung terhadap kedaulatan Yaman.

Dalam pernyataan resminya, Hamas menegaskan: “Serangan udara yang menargetkan wilayah permukiman di Sanaa adalah tindakan kriminal dan bentuk agresi terang-terangan yang melanggar hukum internasional.”

Gerakan ini juga menegaskan solidaritas penuh mereka dengan rakyat Yaman serta mengapresiasi dukungan Yaman terhadap perjuangan Palestina dalam menghadapi perang genosida yang dilakukan Zionis di Gaza.

Menurut laporan terbaru, jet tempur AS dan Inggris melancarkan serangan udara ke sejumlah permukiman di utara Sanaa beberapa jam lalu, menyebabkan korban jiwa di kalangan warga sipil.

Gerakan Mujahidin Palestina: Kami Berdiri Bersama Yaman

Gerakan Mujahidin Palestina juga mengutuk serangan AS dan Inggris terhadap Yaman dalam sebuah pernyataan resmi. Gerakan ini menyebut serangan tersebut sebagai bagian dari agresi Zionis-Amerika yang lebih luas terhadap dunia Islam.

“Kami mengecam keras serangan AS dan Inggris terhadap rakyat Yaman, yang telah menjadi salah satu pendukung utama perjuangan Palestina. Ini adalah bagian dari strategi kolonial Zionis-Amerika untuk menekan semua kekuatan yang berani melawan mereka.”

Gerakan Mujahidin Palestina menegaskan dukungan permanen mereka terhadap rakyat Yaman dan menyampaikan salam serta penghormatan kepada Pemimpin Ansharullah, Abdul Malik Al-Houthi, atas komitmennya membela Palestina dan menentang agresi serta pengepungan yang dilakukan Zionis dan sekutunya.

Lebih lanjut, Gerakan ini menyerukan kepada seluruh bangsa Muslim dan kekuatan Perlawanan di Kawasan untuk meningkatkan persatuan dalam menghadapi eskalasi agresi yang dilakukan AS, Inggris, dan Israel terhadap negara-negara Muslim.

“Kami menyerukan kepada semua kekuatan Perlawanan untuk bersatu dan memperkuat solidaritas menghadapi konspirasi besar Zionis-Amerika terhadap dunia Islam.”

Serangan AS-Inggris ke Yaman Makan Korban Jiwa

Koalisi Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan udara ke berbagai wilayah Yaman pada Sabtu malam 16 Maret dengan dalih menanggapi operasi militer yang dilakukan Ansharullah dalam mendukung Palestina.

Menurut laporan media lokal, serangan udara ini menargetkan kawasan permukiman di Sanaa dan beberapa kota lain, mengakibatkan setidaknya 39 orang tewas dan terluka.

Serangan ini terjadi setelah Ansharullah memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal Israel di Laut Merah sebagai bentuk tekanan terhadap Tel Aviv untuk menghentikan agresinya di Gaza.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *