Hamas Ultimatum PNA Hentikan ‘Fitnah dan Imajinasi Menjijikkan’ yang Rawan Pecah Belah Palestina
POROS PERLAWANAN – Hamas melalui statemen yang dirilisnya memberikan peringatan kepada Otoritas Palestina (PNA). Faksi Perlawanan ini mengultimatum PNA agar berhenti “menyebarkan dusta” dan “mendiskreditkan” Hamas.
Diberitakan Fars, PNA pada hari Selasa 28 Januari menyatakan, Hamas terlibat dalam “proyek mencurigakan” yang digagas AS dan sejumlah negara Kawasan untuk “mendirikan negara kecil Palestina.”
Dalam statemennya, PNA mengeklaim bahwa ada sejumlah laporan media mengungkap adanya gagasan dari AS dan sejumlah pihak regional untuk membentuk sebuah negara kecil Palestina dan menukar luas tanah dengan Israel.
Hamas dengan tegas menyangkal klaim PNA dan menyebutnya sebagai “fitnah dan imajinasi,”
“Kami mengecam keras pernyataan pimpinan PNA terkait munculnya nama Hamas dalam apa yang disebut sebagai ‘pertemuan mencurigakan untuk membahas pembentukan sebuah negara kecil Palestina,’” kata Hazim Qasim kepada Kantor Berita Shehab News.
“Proyek semacam ini hanya ada dalam imajinasi sejumlah orang berpengaruh di PNA. Tujuan mereka adalah merusak citra Hamas usai keberhasilannya menggagalkan proyek pemindahan paksa warga Gaza, serta memaksa Musuh Zionis untuk menghentikan agresi, dan mewujudkan kesepakatan pertukaran tawanan yang bermartabat.”
Jubir Hamas ini mendesak PNA agar “menghentikan kampanye pendiskreditan dan penyesatan opini.” PNA dimintanya untuk memprioritaskan kepentingan mulia bangsa Palestina dalam kondisi krusial saat ini.
“Alih-alih memecah belah gerakan, sebaiknya PNA berpikir untuk menertibkan kondisi domestik Palestina,” kata Qasim.
