Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas Ungkap Filosofi Gambar Quds Saat Penyerahan Tawanan Israel

Hamas Ungkap Filosofi Gambar Quds Saat Penyerahan Tawanan Israel

POROS PERLAWANAN – Jubir Hamas, Ismail Ridhwan menyoroti persatuan antara Perlawanan dan rakyat Palestina yang termanifestasikan saat prosesi penyerahan tawanan Israel. Ia mengatakan,”Dunia menyaksikan perbedaan cara kami memperlakukan tawanan Israel dan cara Rezim Zionis menghinakan para tawanan Palestina.”

“Pengibaran gambar Quds saat penyerahan tawanan Israel menegaskan bahwa kota tersebut adalah garis merah. Tak ada migrasi atau pemindahan paksa kecuali menuju Quds,” kata Ridhwan kepada al-Jazeera, Fars melaporkan.

“Kepada semua orang yang berharap ancaman pemindahan paksa akan berhasil, kami katakan bahwa Gaza adalah hak yang tidak akan pernah kami lepaskan dengan alasan apa pun.”

“Kami mementingkan terwujudnya persatuan nasional. Namun kami menentang segala bentuk intervensi asing dalam masalah internal Palestina. Hamas telah menjelaskan pandangan-pandangannya kepada faksi-faksi lain. Hamas menghendaki kesepakatan melalui pembentukan Komite Nasional atau Pemerintahan guna mengelola Gaza.”

Seraya menyatakan bahwa penentangan tegas Hamas terhadap upaya pemindahan paksa tidak bisa dinegosiasikan, Ridhwan mengatakan,”Tak ada solusi selain hengkangnya Rezim Pendudukan dari Gaza. Tahap pascaperang adalah sebuah isu yang berkaitan sepenuhnya dengan Palestina.”

“Selama Israel berkomitmen kepada kesepakatan gencatan senjata, kami juga tetap berkomitmen. Hingga kini, mereka tidak menjalankan sejumlah butir kesepakatan. Di antaranya adalah mencegah masuknya rumah-rumah prefabrikasi ke Gaza.”

“Kami meminta dari mediator untuk menekan Israel agar menepati janji-janjinya dalam tahap pertama gencatan senjata.”

“Rakyat kami telah mengembalikan kehidupan ke kawasan-kawasan yang dilanda perang di Gaza,” tandasnya.

Dalam putaran ke-6 pertukaran tawanan pada Sabtu 15 Februari kemarin, Perlawanan Palestina telah menyerahkan 3 tawanan Israel yang ditukar dengan kebebasan 369 tawanan Palestina.

Media-media meliput salah satu perlakuan baik Perlawanan kepada tawanan Zionis. Hamas memberi Sagui Dekel-Chen sebuah koin emas sebagai hadiah untuk putrinya, yang lahir 4 bulan setelah Operasi Badai al-Aqsa.

Di sisi lain, para tawanan Palestina yang dibebaskan mengisahkan penyiksaan dan perlakuan tak manusiawi Israel kepada mereka. Para tawanan dilarang bertemu keluarga, terutama dalam satu setengah tahun terakhir.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *