Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Hizbullah Lebanon Bersiap Hadapi Konfrontasi dengan Rezim Zionis

Hizbullah Takkan Biarkan Lebanon Normalisasi Hubungan dengan Israel

POROS PERLAWANAN — Media rezim apartheid Israel melaporkan adanya peningkatan signifikan kesiapan militer Hizbullah Lebanon di sepanjang perbatasan, termasuk pengerahan unit tempur dan penyiapan ratusan rudal. Langkah tersebut dinilai sebagai indikasi kesiapan menghadapi kemungkinan perang dalam waktu dekat.

Kantor Berita ISNA melaporkan pada Kamis (8/1/26) bahwa sejumlah media berbahasa Ibrani menyebut Hizbullah telah mulai mengerahkan unit-unit tempurnya secara diam-diam dalam beberapa hari terakhir, disertai pemindahan sejumlah persenjataan strategis. Menurut laporan tersebut, langkah ini didasarkan pada penilaian internal bahwa konfrontasi dengan Israel “hanya tinggal menunggu waktu”.

Media Israel menambahkan, perhitungan Hizbullah juga mempertimbangkan perubahan situasi pascaperkiraan pertemuan komite pemantau gencatan senjata, yang dinilai tidak akan menghasilkan kondisi stabil sebagaimana sebelumnya. Disebutkan pula bahwa keputusan tersebut diambil setelah Hizbullah menerima data dan laporan intelijen yang dianggap akurat mengenai perkembangan lapangan.

Di sisi lain, militer Israel mengklaim telah menewaskan dua anggota Hizbullah dalam serangan yang dilancarkan di wilayah Khirbet Salem, Lebanon selatan. Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sebelumnya, rezim Zionis telah menandatangani kesepakatan gencatan senjata di wilayah perbatasan Lebanon. Namun, pelanggaran berulang dan meningkatnya ketegangan militer dalam beberapa waktu terakhir terus memicu kekhawatiran akan runtuhnya kesepakatan tersebut dan terbukanya kembali medan konfrontasi berskala luas.

Laporan media Israel menempatkan perkembangan ini sebagai sinyal meningkatnya risiko eskalasi regional, di tengah situasi keamanan yang sudah rapuh akibat perang yang masih berlangsung di Gaza dan ketegangan lintas front yang melibatkan Poros Perlawanan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *