Iran Bantah Telah Menerima Surat dari Trump
POROS PERLAWANAN – Perwakilan Tetap Republik Islam Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima surat dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan ini dikeluarkan sebagai tanggapan terhadap klaim Trump yang mengaku telah mengirim surat kepada Iran.
Menurut Fars News Agency, dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat malam, 8 Maret, Kantor Perwakilan Tetap Iran di PBB menyatakan: “Hingga saat ini, kami belum menerima surat semacam itu.”
Pernyataan ini muncul setelah Trump, dalam wawancara eksklusif dengan Fox Business, mengklaim telah mengirim surat kepada pejabat tinggi Iran. Dalam surat tersebut, ia menyatakan keinginannya untuk mengadakan perundingan dengan Teheran.
Namun, klaim Trump tersebut bertentangan dengan sikap resmi Iran yang telah dinyatakan sebelumnya. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Sayyid Abbas Araghchi, secara tegas menegaskan bahwa negosiasi langsung antara Iran dan Amerika Serikat terkait isu nuklir tidak akan mungkin terjadi selama Washington masih menerapkan kebijakan tekanan maksimum terhadap Teheran.
Pernyataan ini menegaskan bahwa ketegangan dalam hubungan diplomatik antara kedua negara masih berlanjut, di tengah sanksi ekonomi dan tekanan politik yang terus diberlakukan oleh pemerintahan Trump terhadap Iran.
