Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Ansharullah Beri Israel Tenggat 4 Hari Cabut Larangan Masuknya Bantuan ke Gaza

Ansharullah Beri Dead Line 4 Hari kepada Israel Cabut Larangan Masuknya Bantuan ke Gaza

POROS PERLAWANAN – Diberitakan al-Alam, Pemimpin Ansharullah, Sayyid Abdulmalik Badrudin al-Houthi pada Jumat 7 Maret mengatakan,”Kami tidak bisa hanya bungkam dan menonton kondisi yang kian memburuk, larangan masuknya bantuan, dan kembalinya kelaparan ke Gaza.”

“Kami memberi tenggat waktu 4 hari kepada para mediator untuk mengerahkan upaya mereka. Jika tenggat waktu ini berakhir dan Rezim Israel masih melarang masuknya bantuan ke Gaza serta menutup perlintasan, kami akan memulai kembali operasi laut kami terhadap musuh.”

“Tim Pemerintahan Donald Trump adalah orang-orang Zionis terkemuka. Rencana Pemerintahan ini adalah memindah paksa warga Palestina dan menyahudikan tanah Palestina.”

“Saudara-saudara kami di Hamas memegang teguh janji mereka. Namun Israel melanggar janjinya.”

Pemimpin Ansharullah kembali menegaskan, penghentian operasi laut Yaman terhadap Israel hanya bersifat sementara. Operasi ini akan berlanjut jika blokade atas Gaza tidak dicabut.

Al-Houthi mengkritisi sikap negara-negara Arab terhadap perkembangan di Palestina. Ia mengatakan,”Statemen yang dirilis para pimpinan Arab hanya berisi sejumlah harapan dan permintaan, yang tidak ada gunanya sama sekali untuk rakyat Palestina.”

“Kita sedang berada di bulan Ramadan; bulan takwa dan penghambaan kepada Allah. Namun pertanyaannya adalah: di manakah ketakwaan ilahi dalam melaksanakan perintah Allah untuk membela kaum tertindas?”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *