Iran Kritik Sikap Lemah dan Pasif PBB Hentikan Pertumpahan Darah dan Aksi Genosida Saudi di Yaman - POROS PERLAWANAN
Loading

Ketik untuk mencari

Iran Yaman

Iran Kritik Sikap Lemah dan Pasif PBB Hentikan Pertumpahan Darah dan Aksi Genosida Saudi di Yaman

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths bertemu dengan Staf Kebijakan Luar Negeri Sekretariat Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Iravani dan berbincang soal perkembangan terbaru Yaman.

Dalam pertemuan itu, Iravani mengkritisi peran lemah dan pasif PBB dalam mengatasi krisis Yaman. Ia menegaskan bahwa semestinya PBB berperan efektif dan aktif untuk menghentikan genosida Saudi dan mengakhiri pertumpahan darah di Yaman.

Iravani lalu menjelaskan kesalahan strategis AS dalam krisis Yaman. Ia menyatakan, statemen-statemen di media tak bisa membantu penyelesaian krisis Yaman. Menurutnya, Pemerintah baru AS harus mengambil langkah praktis untuk membuktikan ketulusannya dan menebus kekeliruan Pemerintahan Donald Trump.

Iravani lalu menyanjung perlawanan rakyat Yaman, yang menjelma dalam kekuatan Tentara Yaman dan Ansharullah.

“Agresor Saudi dan sekutunya menyangka akan memenangkan perang dalam tempo beberapa pekan saja. Namun setelah berlalunya 6 tahun, mereka melihat bahwa keunggulan ada di tangan Poros Perlawanan Yaman,” kata Iravani.

Sambil menekankan bahwa krisis Yaman hanya bisa diatasi melalui jalur dialog, Iravani berkata, ”Meski berada di posisi unggul, rakyat Yaman menyambut proposal perdamaian dan menunjukkan komitmen mereka terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan.”

Staf Sekreratiat Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran ini menilai, dihentikannya agresi Saudi, gencatan senjata, pencabutan blokade, keluarnya pasukan asing, pertukaran tawanan, dan dialog antar-Yaman merupakan solusi fundamental untuk mengakhiri krisis Yaman.

“Demi mempercepat proses penyelesaian krisis, Dewan Keamanan PBB mesti mengakui Ansharullah dalam bingkai sebuah Pemerintahan Keselamatan Nasional yang memerintah atas rakyat Yaman,” tandasnya.

Iravani juga memperingatkan upaya sebagian pihak untuk memecah belah Yaman. Menurutnya, peran PBB sangat penting untuk membendung konspirasi berbahaya ini, yang potensial melanggengkan krisis Yaman.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *