Iran Luncurkan Tiga Satelit Nasional
POROS PERLAWANAN — Iran bersiap meluncurkan tiga satelit buatan dalam negeri, Paya, Zafar 2, dan prototipe kedua Kowsar, ke orbit rendah Bumi. Peluncuran ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 28 Desember, menggunakan wahana antariksa Soyuz dari Pusat Antariksa Vostochny, Rusia. Misi ini menjadi salah satu agenda strategis paling penting dalam program pengembangan teknologi antariksa Iran tahun ini.
Mengutip Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi melalui Kantor Berita Mehr, peluncuran ketiga satelit tersebut merupakan bagian dari program pengembangan aplikasi antariksa nasional. Tujuan utamanya adalah memperkuat layanan penginderaan jauh serta mengembangkan pemanfaatan data satelit untuk sektor-sektor strategis, termasuk lingkungan, pertanian, dan manajemen sumber daya.
Seiring peluncuran tersebut, akan diselenggarakan siaran langsung misi antariksa dengan kehadiran Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi. Acara ini akan berlangsung di Pusat Pengembangan Intelektual Anak dan Remaja, serta melibatkan akademisi, mahasiswa, dan perwakilan pusat-pusat ilmiah dan teknis. Selain memaparkan capaian industri antariksa nasional, kegiatan ini diarahkan untuk menumbuhkan optimisme dan motivasi generasi muda dalam membangun masa depan teknologi Iran.
Peluncuran ke orbit Bumi rendah pada ketinggian sekitar 500 kilometer ini memungkinkan pengoperasian simultan beberapa satelit nasional dalam berbagai bidang layanan, infrastruktur, dan pengelolaan data. Keberhasilan misi ini dipandang sebagai tonggak penting dalam konsolidasi kemampuan antariksa Iran secara mandiri.
Paya: Satelit Penginderaan Jauh Beresolusi Tinggi
Menurut Organisasi Antariksa Iran, satelit Paya, yang juga dikenal sebagai Tolue 3, dirancang dan dibangun dengan partisipasi Industri Elektronik Iran. Dengan bobot sekitar 150 kilogram, Paya termasuk satelit pencitraan nasional paling canggih. Satelit ini mampu menghasilkan citra dengan resolusi sekitar 5 meter dalam mode monospektral dan 10 meter dalam mode warna. Aplikasinya mencakup pengelolaan sumber daya air, pertanian, pemantauan lingkungan, pemetaan wilayah, serta mitigasi bencana alam.
Zafar 2: Generasi Lanjutan Satelit Akademik
Satelit Zafar 2 merupakan pengembangan dari generasi sebelumnya, yang dirancang dengan keterlibatan Universitas Sains dan Teknologi Iran. Dengan berat sekitar 100 hingga 135 kilogram, Zafar 2 dibekali subsistem dan muatan yang telah ditingkatkan. Satelit ini difokuskan pada misi penginderaan jauh dan pengumpulan data terapan untuk pemantauan sumber daya alam serta pengelolaan lahan.
Kowsar Versi Terbaru: Data Pertanian dan Internet of Things
Prototipe kedua satelit Kowsar dikembangkan sebagai kelanjutan dari keluarga satelit sebelumnya, dengan fokus pada pengumpulan data operasional, pemantauan lahan pertanian, serta dukungan bagi aplikasi berbasis Internet of Things (IoT). Kehadiran Kowsar melengkapi ekosistem satelit nasional berbasis data yang tengah dibangun Iran.
Langkah Strategis Penguatan Aplikasi Antariksa
Peluncuran simultan tiga satelit buatan dalam negeri ini menegaskan arah kebijakan Iran dalam mengembangkan pemanfaatan praktis teknologi antariksa di sektor ekonomi, lingkungan, dan tata kelola. Data yang dihasilkan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, ketepatan pemantauan, serta produktivitas lintas sektor. Informasi lanjutan mengenai kinerja dan hasil misi akan diumumkan setelah seluruh satelit berhasil ditempatkan di orbit dan beroperasi secara penuh.
