Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Iran: Pembunuhan Empat Diplomat Kami di Beirut Bukti ‘Terorisme Terorganisasi’ Israel

POROS PERLAWANAN — Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras pembunuhan empat diplomatnya di Beirut pada 8 Maret 2026, menyebut serangan yang dituduhkan kepada Israel sebagai “manifestasi nyata terorisme terorganisasi” dan pelanggaran serius hukum internasional.

Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan pembunuhan empat diplomat Iran di Lebanon sebagai tindakan terorisme terorganisasi yang tidak dapat dibenarkan.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat 27 Maret dan dikutip Press TV, Kementerian itu menyebut serangan terarah terhadap sebuah hotel di Beirut pada 8 Maret sebagai bagian dari pola agresi Israel terhadap Iran.

“Ini merupakan contoh nyata terorisme terorganisasi”, tulis pernyataan tersebut.

Teheran menilai serangan tersebut mencerminkan karakter agresif Israel sekaligus menunjukkan pelanggaran nyata terhadap prinsip dasar hukum internasional, termasuk perlindungan terhadap misi diplomatik.

“Kejahatan ini mengungkap sifat Rezim Pendudukan Israel dan menjadi manifestasi nyata dari terorisme terorganisasi”, lanjut pernyataan itu.

Iran juga menegaskan akan menempuh seluruh jalur hukum internasional untuk menuntut pertanggungjawaban atas insiden tersebut.

“Kami akan menggunakan semua mekanisme hukum dan internasional yang tersedia untuk menegakkan keadilan”, tulis Kementerian tersebut, seraya menyebut Israel sebagai pihak yang harus bertanggung jawab.

Selain itu, Pemerintah Iran menegaskan komitmen untuk melanjutkan misi para korban dalam menjaga kepentingan nasional dan keamanan negara.

Serangan di Beirut terjadi di tengah eskalasi ketegangan Kawasan. Israel meningkatkan operasi militer di Lebanon setelah rangkaian serangan udara terhadap Iran pada akhir Februari.

Menurut Teheran, serangan tersebut memicu respons Militer Iran berupa peluncuran rudal dan pesawat nirawak ke target di wilayah yang dikuasai Israel serta kepentingan Amerika Serikat di Kawasan.

Situasi ini mempertegas meningkatnya risiko konflik terbuka di Timur Tengah dengan implikasi luas terhadap stabilitas regional.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *