Iran Siap Luncurkan Tiga Satelit dalam Dua Bulan
POROS PERLAWANAN – Kepala Organisasi Antariksa Iran mengumumkan bahwa tiga satelit yaitu Zafar, Paya, dan Kowsar akan diluncurkan pada awal musim dingin tahun ini sesuai jadwal. Ketiganya kini tengah memasuki tahap akhir penyelesaian teknis.
Menurut laporan Mehr News pada Senin 10 November, pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Teknologi Antariksa dalam Layanan Pembangunan Berkelanjutan yang digelar Senin pagi di Taman Teknologi Informasi dan Komunikasi.
Kepala Organisasi Antariksa Iran, Hassan Salarieh menjelaskan kepada para wartawan bahwa pertemuan tersebut bertujuan memperkenalkan kemampuan dan pencapaian sektor swasta dalam industri antariksa, khususnya dalam penyediaan layanan berbasis data dan citra satelit.
“Perusahaan-perusahaan yang hadir menyediakan layanan di berbagai bidang, seperti pertanian, sumber daya air, lingkungan, meteorologi, hingga sektor pemerintahan,” ujarnya.
Menekankan pentingnya pengembangan aplikasi data satelit, Salarieh mengatakan bahwa satelit, sebagai instrumen di orbit, pada akhirnya menyediakan layanan data dan citra untuk berbagai kebutuhan nasional.
“Contohnya, memperkirakan luas lahan pertanian, mengidentifikasi tambang, serta memantau pusat-pusat debu merupakan beberapa layanan yang telah dikembangkan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir dan kini semakin akurat,” katanya.
Ia juga menyoroti langkah Organisasi Antariksa Iran dalam memperbarui program antariksa nasional 10 tahun, yang berfokus pada penguatan layanan berbasis data dan citra satelit.
“Kami bertanggung jawab memperbarui program ini sejak tahun lalu. Melalui pembentukan Dewan Antariksa dan evaluasi kemampuan terbaru, kami menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan berbagai sektor terhadap data serta citra satelit,” jelasnya.
Salarieh menambahkan bahwa rancangan program tersebut telah diperbarui dan akan disahkan oleh Dewan Antariksa Tertinggi serta Presiden Iran, sebelum diserahkan sebagai dokumen resmi kepada lembaga Pemerintah, sektor swasta, universitas, dan lembaga penelitian.
Mengenai status ketiga satelit itu, Salarieh menegaskan: “Zafar, Paya, dan Kowsar akan diluncurkan pada awal musim dingin sesuai rencana. Saat ini semuanya tengah menyelesaikan tahap teknis akhir, dan tanggal peluncuran pasti akan segera diumumkan.”
Ia juga menyinggung kemajuan pembangunan pangkalan antariksa nasional dan menyebut bahwa dua pangkalan utama, Almas dan Kenaran, telah memasuki tahap akhir pembangunan dan akan segera beroperasi.
Berbicara mengenai kerja sama internasional, Salarieh menjelaskan bahwa Iran kini menjalin kemitraan dengan Tiongkok dalam proyek-proyek penelitian bulan, serta bekerja sama dengan negara-negara anggota ECO (Economic Cooperation Organization) di bidang riset antariksa.
“Kerja sama ini mencakup pendidikan, promosi, dan penyediaan layanan berbasis data satelit,” katanya.
Menutup pernyataannya, Salarieh menegaskan bahwa dokumen antariksa 10 tahun yang sedang diperbarui merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Ketujuh Iran, yang berfokus pada pengembangan dan penerapan layanan data satelit di berbagai sektor.
“Layanan ini akan membantu peningkatan proses pengambilan keputusan di bidang pertanian, lingkungan, manajemen krisis, dan sektor-sektor strategis lainnya. Dokumen ini akan menjadi peta jalan bagi pengembangan layanan antariksa Iran dalam dekade mendatang,” pungkasnya.
