Loading

Ketik untuk mencari

Arab Saudi

Arab Saudi Sambut Baik Tawaran Iran untuk Memfasilitasi Rute dari Mina ke Jamarat

POROS PERLAWANAN – Arab Saudi menyambut baik usulan Iran untuk mempersingkat rute perjalanan jemaah haji dari Mina menuju lokasi lempar jumrah (Jamarat). Usulan ini diajukan dengan mempertimbangkan faktor usia jemaah haji Iran dan kondisi cuaca di Tanah Suci, dan akan ditinjau lebih lanjut untuk kemungkinan implementasi teknisnya.

Menurut laporan Kantor Berita Tasnim, Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Alireza Rashidian, yang sedang berada di Arab Saudi atas undangan Menteri Haji dan Umrah, Saleh bin Ibrahim Al-Rashid, mengadakan pertemuan resmi guna membahas peningkatan layanan bagi jemaah Iran pada musim haji Tamattu 1405 H.

Dalam pertemuan tersebut, Rashidian menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan ibadah haji oleh pihak Saudi dan menekankan pentingnya peningkatan fasilitas, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Lebih dari 900.000 warga Iran saat ini terdaftar dalam antrean untuk berhaji. Mengingat penangguhan pendaftaran baru selama beberapa tahun terakhir serta pertumbuhan populasi, kami berharap kuota haji Iran dapat disesuaikan agar lebih banyak jemaah berkesempatan menunaikan ibadah ini,” ujarnya.

Rashidian menjelaskan bahwa sebagian besar jemaah haji Iran berasal dari kelompok usia paruh baya dan lanjut usia. Karena itu, jarak antara Mina dan Jamarat serta suhu tinggi di musim haji menjadi tantangan tersendiri.

“Memperpendek rute perjalanan atau menyediakan jalur yang lebih mudah dapat membantu menjaga kesehatan jemaah serta memastikan pelaksanaan ibadah dilakukan dengan lebih nyaman dan tepat,” katanya.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Komite Eksekutif Kota Makkah dan Masjidil Haram, Saleh bin Ibrahim Al-Rashid menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik gagasan itu dan akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan otoritas terkait.

“Sejalan dengan rencana perluasan Masjidil Haram, kami akan mengadakan kajian dan pembahasan yang diperlukan guna menemukan solusi terbaik untuk mempermudah mobilitas jemaah dan mengurangi kendala di lapangan,” ujarnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian dialog teknis antara kedua negara yang menyoroti kerja sama dalam pengelolaan jemaah dan peningkatan kualitas pelayanan selama musim haji.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *