Jenderal Ali Fadavi: Operasi ‘Janji Sejati 3’ Pasti Dilaksanakan Sesuai Jadwal dan Rencana Strategis yang Telah Dirancang
POROS PERLAWANAN – Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigadir Jenderal Ali Fadavi menegaskan bahwa Operasi “Janji Sejati 3” akan dilaksanakan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan, sesuai dengan rencana strategis yang telah dirancang. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara peluncuran karya penelitian di Lembaga Penelitian Ilmu Islam Imam Shadiq (a.s) di kota suci Qom pada Rabu 18 Desember.
Janji yang Dipenuhi IRGC
Dalam sambutannya, Jenderal Ali Fadavi menjawab pertanyaan publik tentang bagaimana kelanjutan “Janji Sejati 3”. Ia menjelaskan bahwa sejak berdirinya, IRGC selalu menepati janji-janji yang diberikan kepada rakyat. “Hari ini, semua pihak harus mengetahui bahwa Operasi Janji Sejati 3 pasti akan dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan dan dalam kondisi yang sesuai,” jelasnya dengan penuh keyakinan.
Qom: Pusat Revolusi Islam
Ali Fadavi juga menyoroti peran strategis kota suci Qom dalam sejarah Revolusi Islam Iran. “Qom adalah sumber utama kemenangan Revolusi Islam,” ungkapnya. Ditambahkannya bahwa peran seminari-seminari agama dalam mendukung perjuangan Imam Khomeini sangat signifikan. Kota ini, menurutnya, bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, melainkan juga pusat penjawab berbagai tantangan intelektual dan spiritual masyarakat.
Musuh Fokus pada Qom
Jenderal Fadavi juga mengingatkan bahwa musuh telah menyadari pentingnya posisi strategis Qom, yang kini menjadi salah satu fokus utama mereka. Hal ini, katanya, mengharuskan adanya peningkatan perhatian terhadap pengembangan ilmiah dan penguatan peran strategis kota tersebut.
Pentingnya Penelitian yang Strategis
Dalam acara tersebut, Ali Fadavi menekankan peran penting Lembaga Penelitian Ilmu Islam Imam Shadiq (a.s) sebagai penyedia konten strategis bagi IRGC dan Angkatan Bersenjata lainnya. Ia menegaskan lembaga ini harus mampu mengidentifikasi masalah-masalah utama dan menyusun solusi berbasis penelitian yang solid.
“Program penelitian harus memiliki tujuan yang jelas, dilaksanakan tepat waktu, dan didukung oleh visi strategis yang kuat. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penelitian tersebut mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Penelitian yang Berorientasi pada Masalah
Dalam rangka merayakan Pekan Penelitian, Ali Fadavi menegaskan pentingnya pendekatan penelitian yang berfokus pada penyelesaian masalah. Menurutnya, persoalan dan keraguan yang ada di masyarakat, baik di bidang sosial, politik, maupun ekonomi, harus dijawab melalui metode penelitian yang tepat dan hasilnya disampaikan secara luas kepada publik.
Islam sebagai Panduan dalam Kehidupan
Jenderal Fadavi juga menekankan bahwa Islam memiliki panduan komprehensif bagi kehidupan manusia, termasuk dalam aspek ekonomi. “Bagi mereka yang mengatakan bahwa Islam tidak memiliki perhatian terhadap ekonomi, itu menunjukkan kurangnya pemahaman terhadap ajaran Islam,” tegasnya.
Peluncuran Karya Penelitian
Dalam kesempatan ini, dua Karya Ilmiah diluncurkan: buku “Satu Perasaan yang Baik” yang membahas model positif hijab dan isu-isu terkait, serta perangkat lunak “Pendiri Era” yang terdiri dari lima jilid, mengupas pemikiran strategis Imam Khomeini pada dekade 1960-an. Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Jenderal Fadavi sebagai bagian dari peringatan Pekan Penelitian.
Acara tersebut tidak hanya mencerminkan dedikasi IRGC terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menegaskan pentingnya penelitian dalam menghadapi tantangan zaman.
