Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Jenderal Israel: Tak Ada Omong Kosong dan Bualan Lebih Besar dari Klaim Netanyahu Soal ‘Kehancuran Hamas’

Jenderal Israel-Tak Ada Bualan yang Lebih Besar dari Klaim Netanyahu Soal ‘Kehancuran Hamas’

POROS PERLAWANAN – Jenderal Pasukan Cadangan Militer Israel, Yitzhak Barik menyatakan, seluruh klaim para pimpinan politik dan komandan militer bahwa Israel ‘sudah menguasai koridor Philadelphia dan Netzarim’ tidak lebih dari halusinasi.

“Kita berada di atas tanah. Namun ada banyak peristiwa terjadi di bawah tanah dan terowongan, yang praktis tidak bisa dikontrol oleh Militer Israel,” kata Barik, dikutip Fars dari Maariv.

“Hamas masih mengendalikan Gaza. Kita untuk kelima kalinya terpaksa kembali ke Jabaliya. Situasi serupa juga terulang di berbagai kawasan lain Gaza.”

“Tidak ada omong kosong atau bualan yang lebih besar dari statemen Netanyahu bahwa Hamas telah dihancurkan. Lebih dari sebelumnya, Israel telah kehilangan kemampuan untuk melenyapkan Hamas. Saat ini, kelompok tersebut mengontrol Gaza dengan tangan besi. Baru-baru ini, Hamas telah merekrut lebih dari 3 ribu prajurit baru di sayap militernya.”

“Banyak dari serdadu kita yang tewas dan terluka dalam serangan kelima ke kamp Jabaliya. Jumlah kerugian jiwa kita di kawasan tersebut mencapai 40 orang.”

“Militer Israel tak mampu menghancurkan Hamas lantaran kekurangan serdadu. Faktor yang sama juga membuat Militer tidak bisa bertahan lama di kawasan-kawasan yang dikontrolnya. Ini adalah penyebab kegagalan dalam mengalahkan Hamas.”

“Militer berulang kali membombardir sejumlah kawasan di Gaza tanpa memiliki tujuan yang jelas,” pungkas Barik.

Pada Sabtu 28 Desember kemarin, Perlawanan Palestina menembakkan 2 rudal dari utara Gaza ke arah Yerusalem.

Badan Radio dan Televisi Israel melaporkan, rudal itu ditembakkan dari Bet Hanoun ke Yerusalem dari lokasi yang cukup dekat dengan posisi para serdadu Israel.

Media Rezim Zionis ini menyatakan, pasukan dari Brigade Nahal hanya berjarak 300 meter dari tempat peluncuran rudal tersebut.

Menurut Badan Radio dan Televisi Israel, hal yang mencengangkan adalah rudal itu tidak ditembakkan dari pusat Gaza atau Khan Younis seperti sebelumnya. Rudal itu justru diluncurkan dari utara Gaza, tempat yang selama lebih dari setahun ini dikontrol Militer Israel dan operasi-operasi darat kerap dilakukan di sana.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *