Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Jenderal Zionis: Israel Tetap Kalah Meski Gaza Dimusnahkan

Jenderal Zionis: Israel Tetap Kalah Meski Gaza Dimusnahkan

POROS PERLAWANAN– Mantan Kepala Staf Umum Militer Israel Jenderal Dan Halutz mengakui, para serdadu Rezim Zionis terus kehilangan nyawa di Gaza dan utara Tanah Pendudukan (perbstasan Lebanon).

Diberitakan Fars, Halutz menyatakan bahwa hal ini disebabkan tidak adanya tujuan dalam operasi militer Israel.

“Bahkan jika kita menghancurkan Gaza sepenuhnya, kita tetap tidak bisa menampakkan ilustrasi kemenangan,” kata mantan Panglima Angkatan Udara Israel tersebut.

Halutz mengakui bahwa Operasi Badai al-Aqsa pada 7 Oktober telah mengilustrasikan kekalahan Israel. Ia pun mengatakan,”Dengan harga apa pun, kita harus berusaha membebaskan 132 tawanan kita. Bahkan meski kita harus membayar mahal, seperti yang dikehendaki Hamas.”

Pada hari Minggu kemarin, Brigade al-Qassam mengumumkan kematian seorang tawanan Israel berkewarganegaraan Inggris Nadav Peoplewell (51 tahun). Menurut sayap militer Hamas itu, Peoplewell meninggal lantaran ketiadaan fasilitas medis.

Setelah tersiarnya kabar ini, para keluarga tawanan Israel kembali menyuarakan pembebasan segera mereka. Dalam statemen mereka disebutkan:”Hari ini kita melihat sebuah bukti baru dari para tawanan kita, yang menunjukkan bahwa kondisi mereka sangat memprihatinkan. Sebab itu, jika kita ingin menyelamatkan para sandera, pertama-tama kita harus menggulingkan Kabinet Netanyahu.”

“Hingga kini, Netanyahu tidak memiliki strategi yang jelas untuk perang ini. Kita tidak akan menghentikan aksi sampai kita membebaskan para tawanan dalam keadaan sehat walafiat. Pemerintah telah meninggalkan para tawanan agar mereka mati. Kami katakan kepada warga Israel untuk turun ke jalanan dan berdemo bersama kami.”

Terus bertambahnya sandera Israel yang mati karena serangan Rezim Zionis membuat Tel Aviv berada di bawah tekanan para keluarga mereka. Bahkan istri Menteri Perang Yoav Gallant pun bergabung dengan para pendemo. Ia mengatakan, andai dia berada di posisi keluarga para tawanan, ia pun akan melakukan tindakan serupa.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *