Jumlah Korban Tewas dan Terluka dalam Bentrokan di Perbatasan Suriah-Lebanon Capai 59 Orang
POROS PERLAWANAN – Pejabat kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa jumlah korban tewas dan terluka akibat bentrokan di perbatasan negara itu dengan Suriah telah mencapai 59 orang.
Menurut laporan Al Jazeera pada Selasa 18 Maret, Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan bahwa bentrokan yang terjadi di perbatasan dengan pasukan al-Jolani sejak dua hari lalu telah menyebabkan 59 korban jiwa dan luka-luka.
Laporan dari Kementerian menyebutkan bahwa sejauh ini, 7 orang tewas dan 52 lainnya mengalami luka-luka. Rincian laporan ini muncul setelah media Lebanon melaporkan meningkatnya intensitas bentrokan di perbatasan Lebanon-Suriah.
Sumber-sumber setempat menyatakan saat ini tentara Lebanon telah mengerahkan peralatan militer dan senjata berat ke perbatasan Suriah, tepatnya di wilayah Hermel. Langkah ini diambil setelah pasukan pemberontak pimpinan al-Jolani dikerahkan secara luas di daerah tersebut dan memasuki kota Housh al-Sayyid Ali, menyusul serangan rudal serta artileri besar-besaran yang berlangsung selama beberapa jam terakhir.
Sementara itu, jaringan Al-Manar melaporkan bahwa bentrokan hebat terjadi di pintu masuk kota Al-Qasr dan Al-Mushrifa. Sejumlah warga Lebanon dilaporkan terluka dan telah dilarikan ke rumah sakit di Hermel.
Kantor Berita Lebanon juga melaporkan bahwa tentara Lebanon siap menghadapi setiap serangan dan merespons setiap ancaman yang ditujukan ke sejumlah wilayah serta desa-desa Lebanon.
