Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Kanada Balas Perang Tarif Trump

POROS PERLAWANAN – Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau mengumumkan bahwa negaranya akan mengambil langkah balasan terhadap tarif 25 persen yang diberlakukan oleh Pemerintahan Donald Trump terhadap ekspor Kanada.

Dalam pernyataannya pada Senin 4 Maret, Trudeau menegaskan bahwa Kanada tidak akan tinggal diam terhadap kebijakan yang dianggap tidak beralasan ini.

“Kanada tidak akan membiarkan keputusan yang tidak berdasar ini (perang tarif Pemerintahan Trump) tanpa tanggapan,” kata Trudeau, menurut Reuters.

Ia menjelaskan bahwa setelah 30 hari masa tunggu, Pemerintah AS akhirnya memutuskan untuk menerapkan tarif 25 persen terhadap ekspor Kanada dan 10 persen terhadap sektor energi Kanada.

“Izinkan saya menegaskan dengan jelas bahwa tidak ada justifikasi untuk langkah ini,” tambahnya.

Kanada Bantah Tuduhan AS

Trudeau juga merilis pernyataan resmi yang membantah tudingan Donald Trump dan pejabat Pemerintahannya mengenai dugaan penyelundupan narkotika dari Kanada ke Amerika Serikat.

Menurutnya, hanya “kurang dari 1 persen fentanil yang dicegat di perbatasan AS berasal dari Kanada”.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kanada telah bekerja tanpa henti untuk mengatasi masalah ini karena berdampak pada masyarakat di kedua negara.

Trudeau juga mengungkapkan bahwa Kanada telah menerapkan program pengamanan perbatasan senilai 1,3 miliar Dolar untuk mencegah penyelundupan fentanil. Selain itu, Kanada dan AS tengah membentuk satuan tugas bersama guna memerangi kejahatan terorganisasi.

Kanada Siap Terapkan Tarif Balasan

Jika AS tetap menerapkan kebijakan tarifnya, Kanada akan merespons dengan langkah serupa.

“Jika tarif AS mulai berlaku, Kanada akan segera menerapkan tarif 25 persen terhadap barang-barang AS senilai 155 miliar Dolar mulai besok pagi,” ujar Trudeau.

Ia menambahkan bahwa sebagai langkah awal, Kanada akan memberlakukan tarif terhadap barang-barang AS senilai 30 miliar Dolar. Selanjutnya, dalam waktu 21 hari, cakupan tarif tersebut akan diperluas hingga mencakup 125 miliar Dolar.

“Tarif ini akan tetap berlaku selama AS mempertahankan kebijakan yang tidak adil ini,” tegas Trudeau, seraya mendesak Washington untuk meninjau kembali keputusannya.

Peringatan terhadap Dampak Perang Tarif

Trudeau memperingatkan bahwa perang tarif terhadap Kanada tidak hanya merugikan negaranya, tetapi juga akan berdampak langsung pada masyarakat Amerika.

Ia juga menyindir kebijakan Trump, dengan menyebut bahwa langkah ini bertentangan dengan perjanjian perdagangan yang dinegosiasikan sendiri oleh Presiden AS tersebut dalam periode pertamanya bersama Kanada dan Meksiko.

“Dengan tarif yang diberlakukan oleh AS, rakyat Amerika akan menghadapi kenaikan harga bahan pangan, bahan bakar, serta kendaraan. Selain itu, ribuan pekerjaan juga berisiko hilang,” ujar Trudeau.

Ia menegaskan bahwa perang tarif ini akan merusak hubungan dagang yang selama ini berjalan sukses antara kedua negara.

“Tarif ini akan mengganggu perjanjian perdagangan yang telah dinegosiasikan oleh Presiden Trump sendiri dalam periode pertamanya,” pungkasnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *