Korban Gugur Agresi Israel di Lebanon Capai 4.328 Orang
POROS PERLAWANAN – Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan jumlah korban gugur akibat serangan Israel di negara itu telah meningkat menjadi 4.328 orang, sementara 12.227 lainnya mengalami luka-luka.
Mengutip IRNA pada Minggu (19/7/26), data tersebut merupakan akumulasi korban sejak dimulainya gelombang serangan besar Israel pada 2 Maret 2026.
Dalam pernyataannya, Pusat Operasi Darurat Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan bahwa hingga kini jumlah korban telah mencapai 4.328 orang gugur dan 12.227 orang terluka.
Sejak melancarkan ofensif besar pada 2 Maret, Israel tidak hanya menyebabkan ribuan korban jiwa dan luka-luka, tetapi juga memaksa lebih dari satu juta warga Lebanon mengungsi. Hingga kini, sebagian wilayah di selatan Lebanon masih berada di bawah pendudukan Israel.
Meski bulan lalu Lebanon dan Israel menandatangani kesepakatan kerangka yang dimediasi Amerika Serikat dengan tujuan mengakhiri perang antara Israel dan Hizbullah, serangan Israel masih terus berlanjut.
Kesepakatan tersebut dicapai setelah beberapa putaran perundingan langsung di Washington. Namun, sejumlah pihak mengkritiknya karena dinilai tidak memberikan kepastian mengenai status hukumnya serta tidak memuat jadwal yang jelas bagi penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon.
