Kutuk Israel, Kemenlu Palestina Sebut Kejahatan di al-Nusairat ‘Kegagalan Masyarakat Dunia’
POROS PERLAWANAN – Kemenlu Palestina mengutuk keras pembantaian yang dilakukan Rezim Zionis di kamp pengungsi al-Nusairat. Kejahatan tersebut menewaskan dan melukai puluhan warga Palestina serta menghancurkan banyak bangunan.
Dilansir al-Alam, Kemenlu Palestina dalam statemennya menyatakan, kejahatan itu adalah akibat kegagalan masyarakat dunia dalam menjalankan resolusi-resolusi dan kesepakatan internasional. Kegagalan ini pun membuat Israel terus meningkatkan kejahatannya, terutama dalam menghancurkan Gaza dan menjadikannya kawasan yang tak bisa ditinggali. Tujuannya adalah memaksa warga Gaza pindah ke kawasan lain.
“Tujuan penghancuran utara Gaza dan kawasan tersisa lainnya yang terus berlanjut adalah memusnahkan kehidupan warga Palestina serta melenyapkan segala peluang untuk mendirikan negara Palestina,” tandas Kemenlu Palestina dalam statemennya.
Kemenlu Palestina menganggap masyarakat dunia bertanggung jawab lantaran gagal melindungi bangsa Palestina dan menghentikan genosida serta penelantaran mereka. Kemenlu Palestina menuntut penghentian perang secepatnya, dukungan internasional, dan pelaksanaan resolusi-resolusi PBB terkait Palestina.
Dalam kejahatan terbarunya, Militer Israel menargetkan sebuah kawasan di kamp pengungsi al-Nusairat. Akibatnya, sebanyak 34 warga Palestina gugur dan puluhan lainnya terluka atau hilang.
Padahal sebelum ini, Rezim Zionis menyatakan kamp pengungsi al-Nusairat sebagai “daerah aman.”
Laporan al-Alam menyebutkan, pesawat-pesawat Israel membombardir gedung kantor pos dan rumah-rumah warga di al-Nusairat. Di saat bersamaan, kapal-kapal Israel juga menghujani kamp pengungsi tersebut dengan tembakan peluru.
Selain al-Nusairat, kamp pengungsi Palestina di timur Khan Younis juga digempur oleh Israel, meski sebelumnya sudah diumumkan sebagai “daerah aman.”
