Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Majelis Tilawah Al-Qur’an: ‘Bungker’ Sang Pemimpin Tertinggi Iran

POROS PERLAWANAN – Presiden AS, Donald Trump terus-menerus mengobarkan perang dan, dengan omong kosongnya, mengancam akan membunuh Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Namun sebaliknya, penampilan Ayatullah Khamenei dalam beberapa hari terakhir di depan publik tidak hanya tidak berkurang, tetapi terus berlanjut seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dilansir Fars, di tengah ketegangan yang meningkat dan ancaman AS, rumor-rumor yang luas telah disebarkan oleh media-media musuh dan beberapa pengguna media sosial bahwa “Pemimpin Tertinggi telah meninggalkan Tehran atau bersembunyi di bungker bawah tanah”.

Sebagai tanggapan, Ayatullah Khamenei membantah semua rumor tersebut dengan tampil di tengah masyarakat, khususnya dengan menghadiri “Majles-e Ons ba Qoran” (pertemuan untuk mendengarkan pembacaan Al-Qur’an) pada hari pertama Bulan Ramadan. Penampilan publik ini terjadi pada saat penempatan peralatan militer AS secara besar-besaran di Kawasan telah meningkatkan kemungkinan bentrokan militer antara Iran dan AS, yang meningkatkan tingkat kekhawatiran di kalangan sebagian warga Iran.

Meskipun melindungi nyawa Pemimpin Tertinggi adalah suatu keharusan yang harus dipertimbangkan, kehadirannya di tengah rakyat, terutama di tengah berita perang yang semakin memanas, sangat membantu menenangkan dan menguatkan mereka, serta menciptakan ketenangan psikologis yang sangat positif.

Banyak orang di media sosial menyoroti kehadiran Pemimpin Tertinggi. Mereka menekankan bahwa “tempat berlindung Pemimpin adalah pertemuan pembacaan Al-Qur’an.”

Acara pembacaan Al-Qur’an suci diadakan setiap tahun dengan partisipasi sejumlah pembaca Al-Qur’an dan ulama di Makam Imam Khomeini, yang dihadiri oleh Pemimpin Tertinggi. Acara tahun ini kembali diadakan di tengah ancaman luas dari AS, dengan kehadiran Ayatullah Khamenei.

Ayatullah Khamenei tampil di acara-acara publik pada saat, hanya beberapa hari yang lalu, Reza Pahlevi berbicara kepada para hadirin di pertemuan para pendukung monarki di Munich dari balik kaca antipeluru. Hal ini tidak luput dari perhatian rakyat Iran, yang mengkritik tindakan keluarga Pahlevi melalui cuitan-cuitan di medsos.

Sebagai contoh, akun @mhcz313 mencuit: ”Jika di zaman Shah ada separuh saja ancaman-ancaman seperti saat ini, Shah dan keluarganya sudah keburu kabur begitu ancaman pertama dikeluarkan.”

“Bandingakn dengan Pemimpin Iran yang program-programnya tetap berjalan seperti biasa.”

Rakyat Iran secara luas menyoroti kehadiran Pemimpin Tertinggi di acara pembacaan Al-Qur’an di media sosial. Mereka menulis bahwa “Revolusi ini hidup dengan Al-Qur’an”.

Mereka menekankan bahwa Pemimpin Tertinggi menganggap dirinya sebagai “pelayan Al-Qur’an”.

Warga Iran memuji keberanian dan ketenangan Pemimpin mereka dalam postingan di media sosial. Mereka menulis bahwa Ayatullah Khamenei hanya bergantung sepenuhnya kepada Allah Yang Mahakuasa.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *