Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Mantan Diplomat AS: Omongan Trump Tak Ada Nilainya untuk Diperhatikan

POROS PERLAWANAN – Mantan Utusan Khusus AS untuk Iran, Robert Malley, menanggapi pernyataan Donald Trump pada hari Selasa 18 Mei, yang menetapkan batas waktu baru bagi negosiasi dengan Iran sebelum serangan potensial. Malley mengatakan, “Sudah sejak lama kita harus mengabaikan sepenuhnya omongan Trump.”

Fars memberitakan, Malley menggambarkan komentar Trump sebagai omong kosong yang tidak relevan dan sama sekali tidak perlu dipedulikan.

Mengacu pada pernyataan-pernyataan kontradiktif Trump dan penarikan kembali ancamannya terhadap Iran, yang terjadi berulang kali, Malley menekankan bahwa mengabaikan perkataan Trump tidak berarti dia tidak akan menyerang Iran atau bahwa dia akan melakukannya. Menurutnya, hal itu berarti apa yang Trump katakan hari ini tidak ada hubungannya dengan kenyataan atau dengan apa yang akan dia katakan nanti.

Pada Selasa kemarin, Presiden AS menanggapi pertanyaan tentang batas waktu untuk mencapai kesepakatan dengan Iran. Dia mengatakan,“Dua atau tiga hari, mungkin Jumat, Sabtu, Minggu, mungkin awal minggu depan, rentang waktu yang terbatas.”

Sebelum ini, Trump melalui Truth Social mengeklaim telah menghentikan serangan militer terhadap Iran “atas permintaan Putra Mahkota Arab Saudi, Presiden UEA, dan Emir Qatar.”

Klaim ini dibantah oleh The Wall Street Journal, dengan mengutip beberapa pejabat dari negara-negara Teluk yang disebutkan Trump. Media AS ini melaporkan bahwa mereka tidak mengetahui adanya serangan yang akan segera dilancarkan terhadap Iran seperti yang dikatakan Trump.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *