Media Israel: Tel Aviv Bersiap Hadapi Serangan Rudal dari Yaman
POROS PERLAWANAN – Televisi Israel melaporkan bahwa Tel Aviv telah diberitahu mengenai agresi Amerika Serikat dan Inggris terhadap Yaman serta tengah mengantisipasi serangan rudal dari Angkatan Bersenjata Yaman sebagai respons.
Israel Siaga Menghadapi Serangan Yaman
Kanal 12 televisi Israel mengonfirmasi bahwa serangan Amerika Serikat ke Yaman pada malam sebelumnya dilakukan dengan koordinasi dan sepengetahuan Tel Aviv. Media tersebut juga memperingatkan kemungkinan respons militer dari Sana’a.
Mengutip seorang pejabat senior Israel, laporan itu menyebutkan:
“Israel memperkirakan akan menjadi target serangan rudal dari Yaman. Namun, Komando Front Dalam Negeri belum mengubah prosedur keamanannya. Kami memantau secara ketat perkembangan situasi di Yaman dan tengah mengevaluasi peluang yang tepat bagi Israel untuk melakukan serangan.”
Koordinasi AS-Israel Sebelum Serangan
Situs berita Axios sebelumnya melaporkan, mengutip seorang pejabat Israel, bahwa Presiden Amerika Serikat telah memberi tahu Tel Aviv sebelum melancarkan serangan ke Yaman.
Menurut laporan tersebut, “Trump menyetujui rencana serangan pada hari Jumat dan memberikan perintah akhir untuk eksekusi pada hari Sabtu.”
Dampak Serangan: Puluhan Korban Jiwa
Pada Sabtu malam (15/3), Presiden AS Donald Trump memerintahkan gelombang serangan baru ke Yaman. Menyusul perintah ini, Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan udara ke berbagai wilayah di negara tersebut.
Kementerian Kesehatan Yaman melaporkan bahwa dalam serangan ini, sedikitnya 31 orang tewas dan 101 lainnya terluka.
Axios juga mengungkap bahwa sebelum serangan berlangsung, pemerintahan Trump hanya memberi tahu sejumlah kecil sekutu utamanya. Seorang pejabat senior Israel mengonfirmasi bahwa Tel Aviv telah menerima informasi sebelumnya mengenai serangan ini.
Sementara itu, seorang pejabat AS menyatakan bahwa sekutu lainnya serta anggota senior Kongres baru diberi tahu setelah serangan dimulai.
