Militer Israel Ikut Buka Suara terkait Serangan Balasan Rudal Iran ke Yordania
POROS PERLAWANAN — Militer Israel mengeluarkan pernyataan setelah sirene peringatan serangan rudal berbunyi di sejumlah wilayah Yordania, termasuk kawasan Aqaba.
Dilansir Fars News pada Senin 20 Juli, Militer Israel menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran yang mengarah ke Kota Aqaba, Yordania. Menurut pernyataan tersebut, sebagian rudal berpotensi jatuh di wilayah Israel sehingga sirene peringatan dapat diaktifkan di bagian selatan negara itu.
Militer Israel juga mengeklaim bahwa serangan rudal ke Aqaba, yang berada di dekat Wilayah Pendudukan, berpotensi memengaruhi situasi keamanan di Israel dan memicu eskalasi ketegangan.
Juru Bicara Militer Israel mengimbau warga di wilayah selatan agar segera memasuki ruang perlindungan apabila sirene berbunyi dan tetap berada di sana hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Sebelumnya, sejumlah media melaporkan sirene peringatan telah berbunyi di Amman dan sejumlah wilayah lain di Yordania, termasuk Aqaba.
Aqaba merupakan kota pelabuhan di selatan Yordania yang terletak di pesisir Teluk Aqaba dan berbatasan dekat dengan Kota Eilat di Israel.
Media Israel Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa operasional penerbangan di Bandara Ramon mengalami penundaan setelah sirene peringatan berbunyi di Aqaba.
Sementara itu, Channel 13 Israel melaporkan sejumlah pesawat pengisian bahan bakar milik Amerika Serikat yang berada di Bandara Ramon, dekat Eilat, telah dievakuasi. Hingga kini belum ada keterangan mengenai kemungkinan kerusakan pada pesawat-pesawat tersebut. Media Israel Maariv juga mengeklaim sejumlah pecahan rudal Iran jatuh di wilayah Israel.
