Militer Pakistan: Serangan India Tewaskan 40 Warga Sipil, Diplomat India Diusir dari Islamabad
POROS PERLAWANAN — Militer Pakistan mengumumkan bahwa sedikitnya 40 warga sipil, termasuk 7 wanita dan 15 anak-anak, tewas dalam serangan Militer India bertajuk Operasi Sindoor. Selain itu, 121 warga sipil dilaporkan terluka.
Menurut laporan Anadolu Agency pada Rabu 14 Mei, serangan tersebut juga menewaskan 11 personel Militer Pakistan, sementara 78 lainnya mengalami luka-luka.
“Setiap tindakan yang mengancam kedaulatan atau integritas wilayah Pakistan akan ditanggapi dengan respons yang cepat, menyeluruh, dan tegas,” tegas Militer Pakistan dalam pernyataan resminya.
Insiden berdarah ini terjadi di tengah memuncaknya ketegangan antara dua negara bersenjata nuklir tersebut, yang saling menuduh melakukan pelanggaran garis kendali (LoC) di wilayah Kashmir yang disengketakan.
Buntut Serangan: Pengusiran Diplomat
Di tengah memburuknya situasi, Pakistan juga mengambil langkah diplomatik dengan mengusir seorang diplomat India dari Islamabad.
Menurut laporan Russia Today, Kementerian Luar Negeri Pakistan memanggil kuasa usaha India untuk menyampaikan keputusan resmi atas pengusiran diplomat tersebut, yang dituduh “melakukan kegiatan yang tidak sah dan melanggar aturan diplomatik”.
Diplomat India tersebut diperintahkan meninggalkan wilayah Pakistan dalam waktu 24 jam.
Langkah ini merupakan tindakan balasan atas pengusiran sebelumnya terhadap seorang diplomat Pakistan dari New Delhi, yang dituduh terlibat dalam aktivitas mencurigakan. India pun memberikan tenggat waktu serupa bagi diplomat Pakistan untuk meninggalkan negara itu.
Ketegangan Meluas
Insiden ini memperburuk hubungan bilateral yang telah lama tegang, terutama terkait isu Kashmir. Pengamat menilai bahwa eskalasi militer dan diplomatik saat ini berpotensi memicu krisis lebih luas jika tidak segera diredam melalui saluran diplomasi regional.
