Mohammad Mokhber: Penguatan Militer dan Ekonomi Iran Kebutuhan Vital, Bukan Slogan
POROS PERLAWANAN — Penasihat senior Pemimpin Revolusi Islam Iran, Mohammad Mokhber menegaskan bahwa penguatan militer dan ekonomi Iran merupakan kebutuhan vital untuk menghadapi tekanan Amerika Serikat dan Israel di tengah meningkatnya ketegangan Kawasan.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan melalui akun X pada Senin 25 Mei, Mokhber menyebut sejarah perlawanan Iran selama perang Irak-Iran pada dekade 1980-an menunjukkan bahwa keteguhan nasional mampu memaksa musuh menerima syarat-syarat Iran melalui strategi “perlawanan aktif”.
Pernyataan itu disampaikan bertepatan dengan Hari Perlawanan Kota Dezful, wilayah di barat daya Iran yang menjadi sasaran serangan udara besar-besaran Irak pada awal 1980-an. Mokhber menyebut 25 Mei sebagai simbol keteguhan bangsa Iran dalam menghadapi agresi asing.
“Menjadi kuat bukan slogan propaganda, melainkan kebutuhan vital. Iran harus membangun kekuatan pertahanan yang membuat musuh mengubur selamanya niat agresi. Iran juga harus menciptakan ketahanan ekonomi sehingga sanksi kehilangan efektivitasnya”, tulis Mokhber.
Tokoh yang pernah menjabat Wakil Presiden Iran periode 2021–2024 itu mengatakan Iran diyakini mampu melewati tekanan geopolitik saat ini sebagaimana Kota Dezful bertahan dari serangan besar Irak pada masa perang.
Mokhber juga menyinggung konfrontasi terbaru antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada akhir Februari dan berhenti sementara setelah gencatan senjata pada 8 April lalu. Menurutnya, Iran tetap bersiap menghadapi kemungkinan kembalinya eskalasi militer.
Pemerintah Iran sebelumnya menegaskan bahwa setiap kesepakatan permanen untuk mengakhiri konflik harus menghormati syarat dan kepentingan nasional Teheran. Di tengah situasi tersebut, penguatan sektor pertahanan dan ekonomi kembali menjadi fokus utama strategi nasional Iran.
Pernyataan Mokhber muncul ketika ketegangan regional masih tinggi dan rivalitas Iran dengan AS serta Israel terus memengaruhi dinamika keamanan di Timur Tengah.
