Nabih Berri: Kecaman terhadap Israel Tak Lagi Bermanfaat bagi Lebanon
POROS PERLAWANAN — Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri menyatakan bahwa kecaman berulang terhadap agresi Israel tidak lagi membawa manfaat nyata bagi Lebanon dan rakyatnya. Pernyataan itu disampaikan menyusul serangan udara Israel yang kembali menghantam sejumlah wilayah di Lebanon selatan dan menimbulkan korban luka serta kerusakan luas.
Mengutip laporan Al-Manar pada Kamis 22 Januari, Berri menegaskan bahwa pernyataan kecaman semata tidak cukup untuk melindungi Lebanon dari agresi yang terus berulang. Menurutnya, langkah paling penting yang dapat menyelamatkan Lebanon, membebaskan wilayahnya, dan melindungi rakyat dari serangan Israel adalah persatuan nasional.
“Yang akan menyelamatkan Lebanon, membebaskan tanahnya, dan melindunginya dari agresi Israel adalah persatuan nasional, dan kemudian persatuan nasional,” ujar Berri sebagaimana dikutip Al-Manar.
Selain menyampaikan sikap politiknya, Berri juga menginstruksikan sejumlah lembaga dan organisasi untuk segera mengerahkan kemampuan mereka dalam membantu warga terdampak. Instruksi tersebut ditujukan kepada Pertahanan Sipil di Pramuka Pesan Islam, Kantor Pelayanan di Gerakan Amal, serta Dewan-dewan Kota di wilayah selatan Lebanon, guna memberikan bantuan kemanusiaan kepada keluarga yang terkena dampak serangan.
Sebelumnya pada Rabu malam, pesawat tempur Israel dilaporkan melancarkan serangan terhadap beberapa wilayah di Lebanon selatan, termasuk kota Ansar, Qanarit, Al-Kafour, Al-Kharayeb, dan Jarjouh.
Serangan tersebut mengakibatkan sekitar dua puluh orang mengalami luka-luka, serta menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan tempat tinggal dan harta benda milik warga sipil.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait serangan terbaru di wilayah selatan Lebanon tersebut.
