Netanyahu dan Al-Jolani Bertemu di New York? Media Israel Picu Spekulasi
POROS PERLAWANAN – Media Israel memunculkan dugaan mengejutkan terkait kemungkinan pertemuan antara Perdana Menteri rezim Zionis, Benyamin Netanyahu, dan pemimpin Jabhat al-Nusra, Abu Mohammad Al-Jolani, di New York.
Menurut laporan Kantor Berita Eram News pada Selasa 1 Juli, saluran televisi Israel, KAN mengutip sumber Suriah yang menyatakan bahwa Damaskus tidak menutup kemungkinan terjadinya pertemuan antara Netanyahu dan Al-Jolani di sela-sela Sidang Umum PBB mendatang di New York.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Netanyahu dijadwalkan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat, dan isu Suriah disebut sebagai salah satu agenda utama kunjungan tersebut.
Sementara itu, media Zionis juga mengeklaim bahwa Al-Jolani, yang selama ini dikenal sebagai tokoh utama jaringan teroris yang beroperasi di Suriah utara dan memiliki rekam jejak panjang kolaborasi dengan berbagai kepentingan asing, berencana hadir dalam pertemuan Majelis Umum PBB pada September mendatang.
Lebih lanjut, sumber Suriah yang disebut mengetahui jalannya komunikasi tak langsung antara Damaskus dan Tel Aviv menyatakan, “Tuntutan utama pihak Suriah dalam pembicaraan tersebut adalah penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah selatan Suriah. Adapun isu Dataran Tinggi Golan belum menjadi bagian dari agenda. Masih terlalu dini untuk membahasnya.”
Dugaan pertemuan ini, jika terbukti, akan mempertegas relasi gelap antara entitas Zionis dan kelompok-kelompok bersenjata yang selama ini menjadi alat tekanan terhadap Pemerintah sah Suriah di bawah kepemimpinan Bashar Assad. Dalam konteks ini, skenario semacam itu tak hanya mencerminkan hipokrisi diplomatik rezim Zionis, tetapi juga membuka tabir baru tentang bagaimana proksi dan aktor regional digunakan untuk merancang ulang lanskap geopolitik Kawasan sesuai kepentingan imperialisme Barat.
