Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Ratusan Sopir Truk Bantuan Kemanusiaan Gembira Bakal Masuk Gaza

Para Sopir Truk-truk Bantuan Kemanusiaan Gembira Bakal Masuk Gaza

POROS PERLAWANAN – Jurnalis Kantor Berita Anadolu mewawancarai para sopir truk-truk pembawa bantuan kemanusiaan untuk  warga Gaza. Mereka telah menunggu di gerbang perlintasan Rafah selama berbulan-bulan untuk bisa memasuki Gaza.

“Truk-truk berbaris di kawasan al-Uraish di timur laut Mesir hingga sepanjang beberapa kilometer. Mereka menunggu memasuki gerbang Rafah untuk mengantar bantuan kemanusiaan,” lapor Anadolu, diberitakan Tasnim.

Dalam wawancara dengan Anadolu, para sopir mengaku gembira mendengar kabar tercapainya kesepakatan yang akan mengakhiri pembantaian selama 16 bulan di Gaza. Mereka menyatakan tidak sabar menanti saat dibukanya gerbang perlintasan agar mereka bisa berpartisipasi mengurangi derita warga Gaza.

Mahmoud Taufiq mengatakan, truk-truk itu membawa bahan makanan, tenda, WC portable, dan bantuan-bantuan lainnya.

“Kami mendengar bahwa perlintasan akan dibuka pada Minggu mendatang. Sebanyak 600 truk akan diizinkan masuk. Kami gembira bisa menyampaikan bantuan kepada warga Palestina di Gaza. Kami senang bisa membantu saudara-saudara kami,” kata Taufiq.

Pada bulan Mei lalu, Israel menduduki sektor Palestina di perlintasan Rafah. Pendudukan ini adalah penghalang besar masuknya bantuan kemanusiaan sehingga menyebabkan paceklik di Gaza.

Berdasarkan pengumuman Perdana Menteri dan Menlu Qatar, Muhammad bin Abdurrahman Al Thani pada Rabu sore lalu, kesepakatan gencatan senjata di Gaza mencakup 3 tahap. Tahap awal selama 42 hari akan dimulai pada Minggu 19 Januari mendatang. Tahap awal ini meliputi pembebasan 33 tawanan Israel yang ditukar dengan pembebasan sejumlah tawanan Palestina (angkanya belum diumumkan).

Israel memenjarakan lebih dari 10,300 warga Palestina di penjara-penjaranya. Sementara tawanan Israel di Gaza diduga berjumlah 98 orang. Hamas mengumumkan, puluhan tawanan Israel telah terbunuh akibat serangan udara membabi buta rezim Zionis.

Detail tahap kedua dan ketiga kesepakatan gencatan senjata akan dibahas belakangan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *