Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Al-Houthi: Tak Satu pun yang Berkorban Sebesar Hizbullah Demi Bela Palestina

Al-Houthi: Tak Satu pun yang Berkorban Sebesar Hizbullah Demi Bela Palestina

POROS PERLAWANAN – Pemimpin Ansharullah, Sayyid Abdulmalik al-Houthi dalam pidato mingguannya pada Kamis 16 Januari menyatakan, hal minimal yang mesti dilakukan PBB adalah memecat Israel dari organisasi tersebut.

“Keberadaan Israel di PBB adalah tindakan yang bertentangan dengan keadilan. Masyarakat dunia telah menodai label hak anak-anak, wanita, dan manusia. Mereka telah memberi kebebasan kepada Israel untuk memasok senjata dan bom dari AS, Inggris, Jerman, dan Prancis,” kata al-Houthi, diberitakan Mehr.

“Andai negara-negara Arab setidaknya melakukan boikot politik-ekonomi terhadap Israel dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mendukung rakyat Palestina, niscaya semua negara Islam akan melakukan hal serupa. Kepasifan negara-negara Arab telah memengaruhi kepasifan mayoritas negara-negara Islam, bahkan kerja sama sebagian rezim-rezim Arab (dengan Israel), sejak awal perang Badai al-Aqsa. Sikap sejumlah rezim Arab adalah bentuk kerja sama dan motivasi untuk Israel dalam melakukan genosida. Dengan adanya veto AS, PBB atau Dewan Keamanan tidak bisa diharapkan.”

“Di front pembelaan Gaza, Hizbullah telah melakukan apa yang tidak dilakukan umat di front atau kawasan mana pun. Tak satu pun rezim atau kelompok yang berkorban sebesar pengorbanan Hizbullah, terutama Syahid Islam dan kemanusiaan, Sayyid Hasan Nasrallah. Hizbulah telah mempersembahkan banyak syahid dari kalangan pimpinan, kader, pejuang, dan juga rakyat biasa. Hizbullah berperan besar dalam perang melawan Rezim Zionis. Front Irak juga memberikan bantuan dalam mendukung rakyat Palestina.”

Al-Houthi menyatakan, dukungan Yaman untuk Gaza dan Palestina telah membuat dunia tercengang. Menurutnya, tak satu pun menyangka bahwa Yaman begitu gigih dalam membela Gaza dengan melancarkan operasi-operasi maritim dan serangan rudal-drone terhadap target-target Zionis.

“Rakyat kita telah mempersembahkan 106 syahid dan 328 korban luka. Kita bangga telah mempersembahkan syuhada demi membela rakyat tertindas Palestina serta tidak hanya menonton. Dalam fase dukungan untuk Palestina yang akan datang, kita siap menunjukkan kinerja yang lebih efektif dan berpengaruh,” tegas al-Houthi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *