Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Pejabat Keamanan Iran Peringatkan Negara Muslim: AS Bukan Mitra Setia, Israel Musuh Kawasan

POROS PERLAWANAN — Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani memperingatkan negara-negara Muslim di Kawasan agar tidak mengandalkan Amerika Serikat. Dalam surat terbuka enam poin kepada Pemerintah negara Islam yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, Larijani menyebut Washington tidak dapat dipercaya dan menyebut Israel sebagai musuh dunia Islam.

Pernyataan tersebut disampaikan Senin dan dilaporkan Press TV, pada Selasa 17 Maret Surat itu ditujukan kepada negara-negara Muslim tetangga yang menampung pangkalan militer Amerika Serikat, lokasi yang digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran.

Larijani menilai Iran menghadapi invasi yang dirancang oleh Amerika Serikat dan Israel saat proses negosiasi dengan Washington masih berlangsung. Serangan tersebut, menurutnya, bertujuan melemahkan negara tersebut melalui tekanan militer dan politik.

“Tahukah Anda, kecuali dalam kasus langka di arena politik, tidak satu pun Pemerintahan Islam datang membantu bangsa Iran? Namun rakyat Iran menekan musuh dengan tekad kuat hingga musuh kini terjebak dalam kebuntuan strategis,” kata Larijani dalam surat tersebut.

Ia menegaskan Iran akan melanjutkan jalur perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel, dua pihak yang dalam retorika politik Iran sering disebut sebagai “Iblis besar dan kecil”.

Larijani juga mengkritik sikap sebagian Pemerintah Muslim yang tidak merespons konflik tersebut. Menurutnya, sikap tersebut tidak sejalan dengan ajaran Nabi Muhammad yang mendorong umat Islam membantu sesama Muslim saat menghadapi kesulitan.

Dalam surat itu, Larijani turut menanggapi kritik sejumlah negara Muslim yang menilai Iran sebagai ancaman setelah serangan terhadap fasilitas militer Amerika Serikat di Kawasan.

“Apakah Iran harus berdiam diri saat diserang dari pangkalan AS di negara Anda? Di satu sisi berdiri Amerika Serikat dan Israel. Di sisi lain Iran dan pasukan Perlawanan. Anda berada di pihak mana?” kata Larijani.

Pada bagian akhir surat, Larijani mengajak negara-negara Muslim mempertimbangkan masa depan Kawasan.

“AS tidak memiliki loyalitas kepada Anda dan Israel adalah musuh Anda. Pikirkan masa depan kawasan ini. Iran sekutu Anda dan tidak memiliki niat mendominasi,” ujarnya.

Larijani menilai persatuan dunia Islam dapat menjadi kunci bagi keamanan, kemajuan, serta kemandirian negara-negara di Kawasan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *