Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Peluncur Baru Rudal Pertahanan Udara Korps Garda Revolusi Iran (IRGC)

POROS PERLAWANAN – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kini menggunakan kendaraan Aras sebagai peluncur baru untuk rudal pertahanan udara mereka. Sebelumnya, IRGC kerap memanfaatkan kendaraan komersial, seperti yang terlihat pada sistem pertahanan udara Majid.

Dalam tahap kedua latihan militer “Nabi Besar 19” yang dilaksanakan oleh Angkatan Darat IRGC di wilayah barat daya Iran, hari Sabtu (22/02), rudal pertahanan udara Qaem-118 resmi diperkenalkan. Rudal ini diluncurkan dari peluncur berkapasitas lima rudal yang dipasang pada kendaraan Aras-3. Kehadiran sistem peluncur ini menjadi sorotan utama karena meningkatkan mobilitas dan efektivitas pertahanan udara Iran.

Evolusi Kendaraan Tempur Ringan di Iran

Melansir laporan Farsnews Agency pada Minggu (23/02), kendaraan tempur ringan mulai digunakan di medan perang sejak Perang Dunia II dan secara bertahap menjadi komponen penting dalam unit militer global. Salah satu contoh ikoniknya adalah kendaraan jip yang dikenal luas oleh masyarakat Iran, khususnya para pejuang selama Perang Iran-Irak.

Setelah Amerika Serikat membatasi akses Iran terhadap kendaraan jip, para ahli di sektor pertahanan Iran, bekerja sama dengan perusahaan lokal dan berbasis pengetahuan, berhasil memproduksi kendaraan Safir. Kendaraan ini, yang memiliki kemiripan teknis dengan jip, kemudian digunakan oleh pasukan Irak dalam pertempuran melawan kelompok teroris ISIS, membuktikan efektivitasnya di medan perang.

Safir dirancang sebagai kendaraan 4×4 dengan bobot sekitar 1,5 ton. Dengan desain yang tangguh dan performa andal, Safir mampu beroperasi di berbagai medan, menjadikannya salah satu kendaraan andalan pasukan darat Iran.

Kendaraan Aras: Siap Bertempur di Segala Medan

Pengembangan kendaraan tempur ringan di Iran tidak berhenti pada Safir. Selanjutnya, kendaraan Aras diperkenalkan dengan bobot sekitar 3,4 ton dan dilengkapi mesin diesel bertenaga sekitar 133 tenaga kuda.

Aras, yang memiliki desain kabin ganda terpadu, dapat difungsikan sebagai kendaraan komando, kendaraan serbu, maupun kendaraan pelindung di balik tanggul pertahanan. Kendaraan ini mampu beroperasi di berbagai medan, baik perkotaan maupun pegunungan. Fitur taktisnya mencakup kemampuan untuk dikonversi menjadi kendaraan lapis baja, perlindungan terpadu, pemanas berbahan bakar diesel, serta sandaran kepala ortopedi untuk kenyamanan awaknya.

Aras-2: Kapasitas Lebih Besar untuk Senjata Berat

Kurang dari dua tahun setelah peluncuran Aras, versi Aras-2 diperkenalkan dengan berbagai peningkatan signifikan. Kendaraan ini memiliki kemampuan yang lebih baik dalam hal tenaga dan torsi, rasio daya terhadap bobot, jangkauan operasional, konsumsi bahan bakar, standar emisi, akselerasi, kapasitas angkut, serta kemampuan pemasangan senjata.

Aras-2 dirancang untuk bergerak di medan sulit dan mampu membawa senjata serta amunisi yang lebih berat. Dibandingkan dengan Aras-1, tenaga mesinnya meningkat hingga 50 persen. Jangkauan operasionalnya juga bertambah dari 600 kilometer menjadi 750 kilometer.

Komandan Angkatan Darat Iran, Mayor Jenderal Kiomars Heidari, menyatakan bahwa Aras-2 adalah kendaraan taktis yang mampu membawa berbagai jenis senjata antitank, mortir, serta senjata lain yang diperlukan untuk meningkatkan daya serang pasukan darat.

Aras-3: Generasi Terbaru Kendaraan Tempur

Kementerian Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran melangkah lebih jauh dengan mengembangkan Aras-3 sebagai generasi ketiga dari kendaraan tempur ini. Aras-3 tersedia dalam dua varian: kabin tunggal dan kabin ganda. Salah satu keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk membawa dan memasang berbagai jenis senjata ringan maupun berat.

Aras-3 mampu melintasi tanjakan curam dan berbagai medan yang tidak rata. Kendaraan ini dapat melewati lereng dengan kemiringan lateral hingga 30 persen dan tanjakan dengan kemiringan longitudinal hingga 60 persen. Selain itu, Aras-3 dapat terus bergerak melalui air dengan kedalaman hingga 70 sentimeter tanpa mengalami kendala.

Para ahli di Kementerian Pertahanan Iran menyebut Aras-3 sebagai kendaraan tempur taktis yang mampu dipersenjatai dengan berbagai senjata ringan dan semi-berat. Namun, penggunaan Aras-3 tidak terbatas pada sektor militer saja. Dengan modifikasi pada sasis dan kabinnya, kendaraan ini juga dapat digunakan untuk keperluan komersial.

Sebagai pelengkap keluarga kendaraan tempur ringan Iran, Aras-3 memiliki kemampuan yang sangat menentukan di medan perang darat. Terlebih lagi, kendaraan ini telah diuji di berbagai kondisi geografis yang ada di Iran, membuktikan keandalannya di berbagai lingkungan operasi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *